Laporan Inflasi AS Membuat Dolar Menguat pada Sekeranjang Mata Uang Lain

Ant
- Rabu, 14 Juli 2021 | 09:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Menyusul laporan inflasi AS lebih panas dari yang diperkirakan, dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) setelah.

Peningkatan juga diperlihatkan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, sebesar 0,54 persen pada 92,7538.

Lalu, euro turun menjadi 1,1782 dolar AS dari 1,1857 dolar AS di sesi sebelumnya, Pada akhir perdagangan New York.

Baca Juga: Operasi Yustisi hingga Doa Bersama, Ikhtiar Lahir Batin Polres Kebumen Agar Pandemi Berakhir

Kemudian, poundsterling Inggris turun menjadi 1,3820 dolar AS dari 1,3874 dolar AS di sesi sebelumnya.

Pelemahan juga terjadi pada dolar Australia menjadi 0,7445 dolar AS dari 0,7473 dolar AS. Dolar AS dibeli 110,59 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,33 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Kemudian, peguatan juga ditunjukkan dolar AS menjadi 0,9186 franc Swiss dari 0,9154 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2518 dolar Kanada dari 1,2465 dolar Kanada.

Indeks Harga Konsumen (IHK) dilaporkan Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/7/2021) meningkat sebesar 0,9 persen pada Juni, melebihi perkiraan sebelumnya 0,5 persen oleh para ekonom.

Xinhua melaporkan, angka tersebut juga merupakan peningkatan terbesar sejak 2008. Sementara kenaikan inflasi tahunan mencapai sebesar 5,4 persen pada Juni.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aset Kripto sebagai Instrumen Investasi Online

Kamis, 22 Juli 2021 | 23:21 WIB
X