Inflasi AS Melonjak, Harga Emas Berjangka

Ant
- Rabu, 14 Juli 2021 | 08:00 WIB
emas. (pixabay)
emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com – Penguatan di akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB sedikit ditunjukkan emas berjangka.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 4,0 dolar AS atau 0,22 persen, menjadi ditutup pada 1.809,90 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, Senin (12/7/2021), emas berjangka jatuh 4,7 dolar AS atau 0,26 persen menjadi 1.805,90 dolar AS.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Cerah Sepanjang Hari

Emas berjangka melonjak 10,40 dolar AS atau 0,58 persen menjadi 1.810,60 dolar AS pada Jumat (9/7/2021), setelah melemah 1,9 dolar AS atau 0,11 persen menjadi 1.800,20 dolar AS pada Kamis (8/7/2021).

Kemudian, bertambah 7,90 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.802,10 dolar AS pada Rabu (7/7/2021).

Penguatan emas tak lepas dari spekulasi bahwa Federal Reserve tidak mungkin merespons dengan pengetatan moneter segera, menyusul inflasi AS mencatat kenaikan terbesar dalam 13 tahun bulan lalu, namun kenaikannya tertahan oleh penguatan greenback.

Baca Juga: Partisipasi Masyarakat, Kunci Keberhasilan PPKM Darurat

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/7/2021) bahwa indeks harga konsumen (IHK), ukuran inflasi yang diawasi ketat, meningkat sebesar 0,9 persen pada Juni, melebihi perkiraan kenaikan 0,5 persen oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Angka tersebut juga merupakan peningkatan terbesar sejak 2008. Sementara itu, kenaikan inflasi tahunan mencapai sebesar 5,4 persen pada Juni.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X