Kondisi Perbankan Nasional Stabil di Tengah Pandemi Covid-19

- Senin, 12 Juli 2021 | 11:22 WIB
Layanan perbankan. (suaramerdeka.com / Cun Cahya)
Layanan perbankan. (suaramerdeka.com / Cun Cahya)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dampak Covid-19 berimbas ke semua sektor ekonomi dan bisnis, termasuk keuangan.

Kondisi ini terjadi di semua negara, tak terkecuali di Indonesia. Perekonomian selama 2020 mengalami kontraksi sebesar 2,07 persen. Sedangkan selama kuartal pertama 2021 pertumbuhan masih minus 0,74 persen.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Heru Kristiyana Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyatakan kondisi perbankan nasional saat ini dalam kondisi stabil.

“Perbankan kita selalu siap menghadapi berbagai krisis dan menyokong pertumbuhan ekonomi. Tak lepas dari peran OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan LPS,” kata Heru dalam Ngobrol@TEMPO bertajuk Peran Perbankan Mempercepat Pemulihan Ekonomi.

Baca Juga: Pandu Riono: Layanan Vaksin Berbayar Tidak Efektif Secara Sains

Dalam diskusi yang dimoderatori CEO Tempo Digital, Wahyu Dhyatmika tersebut, Heru menambahkan, peran perbankan di tengah pandemi luar biasa.

Didorong oleh POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional serta POJK Nomor 48 /POJK.03/2020, hingga kini perbankan menggelontorkan restrukturisasi kredit atau pembiayaan hampir mencapai seribu triliun rupiah.

Terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR), dari target KUR pemerintah Rp 190 triliun di 2020, perbankan berhasil menyalurkan sekitar Rp 197,04 triliun.

Pada 2021 Pemerintah menargetkan penyaluran KUR Rp 253 triliun, hingga April telah terealisasi Rp 88,09 triliun.

Baca Juga: Indonesia Sudah Amankan 122 Juta Vaksin Covid-19, Ini Rinciannya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aset Kripto sebagai Instrumen Investasi Online

Kamis, 22 Juli 2021 | 23:21 WIB
X