Pemerintah Sudah Saatnya Membuat Daftar HET untuk Komoditas Inti

- Sabtu, 10 Juli 2021 | 10:40 WIB
Obat-obatan sebagai komoditas inti. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Obat-obatan sebagai komoditas inti. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah sudah saatnya membuat daftar harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas inti.

Sebetulnya memang komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup banyak orang harus ada standar harga atau yang biasa disebut dengan HET dan seterusnya.

Hal itu disampaikan Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI Firman T Endipradja, menanggapi keberadaan oknum yang menaikan harga obat, vitamin, alat kesehatan berkali-kali lipat di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pasar Bereaksi pada Penurunan Persediaan AS, Harga Minyak Dunia Naik

"Penetapan standar harga dengan HET ini sangat diperlukan saat sebuah komoditas kebutuhan hajat hidup orang banyak permintaannya meningkat. Dengan adanya peningkatan permintaan, maka harga akan lebih terkontrol karena adanya ketetapan HET tersebut," kata Firman, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat.com, sabtu, 10 Juli 2021.

Selanjutnya, usai penetapan HET, tambah Firman, permasalahan tidak berhenti sampai di situ saja.

Meskipun sudah ada penetapan HET, pemerintah wajib menundaklanjuti dengan melakukan pengawasan dari implementasi ketetapan HET itu.

Baca Juga: Mata Uang Berisiko Lebih Disukai, Dolar AS Melemah di Akhir Perdagangan

Menurutnya, penetapan HET, pengawasan dan penegakan hukum/penindakan adalah satu paket yang tidak boleh terpisah karena hal ini dalam kondisi darurat pandemi covid-19.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X