Pasar Mencerna Klaim Pengangguran, Kurs Dolar AS Jatuh

Ant
- Jumat, 9 Juli 2021 | 10:24 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com – Penurunan drastis diperlihatkan kurs dolar AS, yang jatuh dari tertinggi tiga bulan terhadap sejumlah mata uang lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB),

Jatuhnya nilai dolar AS usai pelaku pasar mencerna angka klaim pengangguran yang baru dirilis dengan euro.

Mata uang itu mendapat dukungan saat investor melepaskan mata uang berisiko karena kekhawatiran atas penyebaran varian delta virus corona.

Baca Juga: Harga Minyak Menguat di Akhir Perdagangan Usai 2 Hari Menurun

Penurunan ditunjukkan indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, sebesar 0,24 persen pada 92,417, dari Rabu (7/7/2021) ketika mencapai 92,844 untuk pertama kalinya sejak 5 April.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1839 dolar AS dari 1,1806 dolar AS di sesi sebelumnya.

Lalu poundsterling Inggris turun menjadi 1,3776 dolar AS dari 1,3801 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7424 dolar AS dari 0,7487 dolar.

Dolar AS dibeli 109,81 yen Jepang, lebih rendah dari 110,61 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Baca Juga: Usai Naik 5 Hari Beruntun, Harga Emas Tergelincir di Akhir Perdagangan Jumat Pagi

Dolar AS turun menjadi 0,9157 franc Swiss dari 0,9250 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2532 dolar Kanada dari 1,2477 dolar Kanada.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aset Kripto sebagai Instrumen Investasi Online

Kamis, 22 Juli 2021 | 23:21 WIB
X