Bangun Ekosistem Digital, eFishery Tumbuh Bersama Ribuan Pembudidaya Ikan dan Udang

- Jumat, 9 Juli 2021 | 05:10 WIB
Salah satu pembudidaya ikan binaan eFishery. (suaramerdeka.com / dok)
Salah satu pembudidaya ikan binaan eFishery. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lebih dari 6.000 kelompok pembudidaya di lebih dari 250 kota/kabupaten di seluruh Indonesia telah bergabung dalam ekosistem digital eFishery dan merasakan berbagai dampak nyata yang dibawa oleh startup tersebut.

Pencapaian tersebut terangkum dalam Laporan Dampak (Impact Report) yang baru saja dirilis.

Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder eFishery, Gibran Huzaifah menyatakan bahwa untuk menciptakan ekosistem akuakultur yang berkelanjutan dibutuhkan usaha bersama.

Melalui Impact Report ini ia berharap masyarakat Indonesia dapat melihat berbagai perkembangan yang perusahaannya berikan di sektor perikanan budidaya.

Baca Juga: KKP Upayakan Distribusi Ikan Selama PPKM Darurat Tidak Terganggu

"Dengan semangat #TumbuhBersama eFishery ingin para pembudidaya dan stakeholder lainnya di bidang akuakultur tumbuh berdampingan bersama kami. Laporan ini menunjukkan sejumlah dampak positif yang telah kami ciptakan dan berbagai usaha kami dalam membangun ekosistem akuakultur yang adil dan berkelanjutan," kata Gibran.

Perusahaan yang berdiri pada tahun 2013 ini memulai inovasi dengan menciptakan eFisheryFeeder dengan menggunakan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan pakan ikan dan udang secara otomatis.

Alat tersebut diketahui berhasil membantu pembudidaya menghemat penggunaan pakan hingga 30 persen dan meningkatkan kapasitas produksi hingga 26 persen.

Siklus budidaya pun diketahui dapat menjadi lebih singkat sehingga petani mampu panen lebih cepat dan pendapatannya meningkat.

Baca Juga: AAJI Dukung PPKM Darurat, Jalankan Operasi Sesuai Aturan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X