Masyarakat Pedesaan Kini Dipermudah Percepat Akselerasi Ekosistem Ekonomi Inklusif

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 09:36 WIB
Sejumlah narasumber berdiskusi saat acara 3 Tahun Sesarengan bersama platform Dagangan di Hotel Khas Semarang, Jalan Depok No 33 Semarang. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)
Sejumlah narasumber berdiskusi saat acara 3 Tahun Sesarengan bersama platform Dagangan di Hotel Khas Semarang, Jalan Depok No 33 Semarang. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Platform karya anak bangsa Dagangan memasuki tahun ketiga hadir di Indonesia.

Platform Dagangan berkomitmen terus meningkatkan kualitas hidup lebih baik di daerah rural atau pedesaan di Indonesia.

Hadir sebagai startup rural commerce, Dagangan menjawab tantangan kesenjangan infrastruktur digital yang belum merata secara geografis untuk mempercepat akselerasi ekosistem ekonomi inklusif masyarakat pedesaan.

Baca Juga: Android 13 Dirilis 15 Agustus 2022, Gimana Suka Dukanya, Yuk Kepoin di Sini

CEO dan Co-Founder Dagangan, Ryan Manafe mengatakan sejak awal berdiri pada tahun 2019, model bisnis platform Dagangan fokus memberikan kemudahan bagi pengguna untuk berbelanja melalui berbagai channel.

Mulai dari platform Dagangan ataupun dari jaringan reseller dan mitra dengan memanfaatkan digitalisasi serta analisa big data.

"Kami membangun jaringan gudang mikro (hub-and-spoke) di kota-kota tier 3-4 dan wilayah pedesaan untuk memberikan penetrasi bagi produsen untuk menjangkau desa-desa serta mendekatkan masyarakat di desa tersebut dengan akses kebutuhan sehari-hari," kata Ryan Manafe saat acara 3 Tahun Sesarengan bersama platform Dagangan di Hotel Khas Semarang, Jalan Depok No 33 Semarang, Kamis 25 Agustus 2022.

Baca Juga: Tren Pergantian Pelatih Liga 1 Berlanjut, Total Sudah 5 Tim, Siapa Berikutnya?

"Sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien dengan harga terjangkau. Saat ini aplikasi Dagangan telah membangun lebih dari 40 hub (gudang) untuk menjangkau 17.000 desa di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” sambungnya.

Menurut laporan terbaru dari AT Kearney, wilayah rural Indonesia berkontribusi 70 persen dari PDB, dan akan naik menjadi 76 persen dari total PDB dalam lima tahun ke depan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah 2 Cara Cek Tarif JNE Tanpa Ribet!

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:42 WIB
X