Infrastruktur yang Memadai Pengaruhi Kinerja Investasi Sektor Pertanian

- Kamis, 8 Juli 2021 | 12:05 WIB
Lahan pertanian. (suaramerdeka.com / dok)
Lahan pertanian. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Investasi jelas dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian. Namun masuknya investasi di sektor ini juga dipengaruhi beberapa hal.

Salah satunya adalah ketersediaan infrastruktur yang memadai, seperti jalan raya, pelabuhan, dan akses listrik, terutama di luar Pulau Jawa di mana lahan berskala besar untuk usaha pertanian masih tersedia.

Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menunjukkan, investor utama infrastruktur di lahan pertanian masih terbatas kepada petani individu dan pemerintah.

Petani individu, asosiasi petani dan penduduk setempat kebanyakan berinvestasi di infrastruktur berskala kecil sementara pemerintah bergerak di infrastruktur berskala besar.

Baca Juga: Mobilitas Hanya Turun 15 Persen, Penyekatan di DIY Diperketat

“Beberapa investor memang bersedia untuk membangun sendiri infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung usaha mereka. Namun margin yang tidak terlalu besar pada budidaya kebanyakan tanaman pangan biasanya berujung kepada keputusan untuk akhirnya tidak berinvestasi di sektor ini,” terang Associate Researcher CIPS Donny Pasaribu.

Selain infrastruktur, masalah kejelasan kepemilikan lahan, terutama di pedesaan, serta potensi konflik agraria antara warga setempat dan investor, merupakan risiko investasi yang signifikan dan mempengaruhi keengganan berinvestasi di sektor hulu pertanian Indonesia.

Akibatnya, investasi swasta di sektor hulu pertanian masih terbatas. Mengatasi isu lahan, lanjut Donny, membutuhkan reformasi secara meluas yang bisa meningkatkan kejelasan kepemilikan lahan, terutama di wilayah pedesaan di Indonesia.

Baca Juga: UIN Walisongo Hibahkan Gedung untuk Isolasi Covid-19, Ganjar: Ini Bagus, Terima Kasih

Menyusutnya lahan pertanian akibat konversi ke penggunaan non-pertanian seiring dengan bertambahnya populasi juga menambah persoalan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB

Pinjol Ilegal Mainkan Psikologi Nasabah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:31 WIB

Berani Investasi di Pasar Modal/Keuangan?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:13 WIB
X