Yields Obligasi AS Kembali Turun, Harga Emas Kembali Menguat

- Kamis, 8 Juli 2021 | 07:45 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com – Berlanjutnya penurunan imbal hasil (yields) obligasi pemerintah AS membuat emas semakin berkilau.

Harga emas kembali menguat lagi di atas level psikologis 1.800 dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Penurunan yields tak lepas dari risalah dari pertemuan Federal Reserve Juni menunjukkan para pejabat merasa target "kemajuan substansial" pada pemulihan ekonomi belum terpenuhi.

Baca Juga: Cegah Stunting, BKKBN Jalin Kerja Sama dengan Danone Indonesia

Untuk pengiriman Agustus, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, bertambah lagi 7,90 dolar AS atau 0,44 persen, menjadi ditutup pada 1.802,10 dolar AS per ounce.

Penambahan ini mencatat kenaikan untuk hari kelima berturut-turut terutama seiring dukungan mundurnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Sehari sebelumnya, Selasa (6/7/2021), emas berjangka melonjak 10,9 dolar AS atau 0,61 persen menjadi 1.794,20 dolar AS.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Cerah-Berawan Sepanjang Hari

Sebelumnya,emas juga terangkat 6,5 dolar AS atau 0,37 persen menjadi 1.783,30 dolar AS pada Jumat (2/7/2021), dan bertambah dua hari sebelumnya masing-masing 5,2 dolar AS dan 8,0 dolar AS.

Bursa Comex tutup pada Senin (5/7/2021) karena libur umum untuk memperingati hari Kemerdekaan Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X