PPKM Darurat Wajibkan Pusat Perbelanjaan-Mal Tutup, 280 Ribu Karyawan Terancam PHK

Red
- Kamis, 1 Juli 2021 | 16:47 WIB
Pusat perbelanjaan/Ilustrasi Pikiran Rakyat Tasikmalaya
Pusat perbelanjaan/Ilustrasi Pikiran Rakyat Tasikmalaya

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pusat perbelanjaan atau mal menjadi sektor yang cukup terpukul dengan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Selama kebijakan ini diberlakukan, mal atau pusat perbelanjaan diwajibkan tutup.

“Kalau begini, kami seperti terpukul dua kali. Dana cadangan kami sudah habis untuk membayar utang-utang di tahun lalu,” kata Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, seperti dikutip dari Katadata.co.id, Kamis (1/7).

Kondisi usaha saat ini diakuinya jauh lebih berat dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu bisnis retail masih dapat bertahan karena adanya dana cadangan. Sementara di tahun ini, dana cadangan sudah tidak ada untuk menopang bisnis.

Baca Juga: Siap Terapkan PPKM Darurat, Menag Segera Revisi Edaran Iduladha

“Tahun ini lebih berbahaya. Kami masih harus membayar sewa, supplier, dan gaji karyawan di saat tidak ada dana sama sekali,” ujar dia.

Dia berharap kebijakan pemerintah ini dibarengi dengan pemberian insentif, terutama kepada pelaku usaha retail. Pemerintah setidaknya memberikan subsidi upah pekerja sebesar 50%.

"Kemudian, harapannya kami diberikan juga bantuan dana pinjaman untuk pembayaran supplier dan biaya sewa," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja mengatakan aturan mal wajib tutup saat PPKM darurat, membuat pengusaha akan semakin kesulitan untuk mempertahankan para pekerja. Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga merumahkan karyawan bisa tak terhindarkan.

Baca Juga: Sosialisasi Prokes Pakai Megafon, Bupati Dico Imbau Kenakan Masker 2 Lapis sampai Pembatas Mika

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah juga Perlu Asuransi, Ayo Kenali Manfaatnya

Rabu, 22 September 2021 | 21:53 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

13 Green Energy Station Hadir di Jawa Tengah DIY

Selasa, 14 September 2021 | 14:26 WIB
X