Aksi Pelaku Mencerna Data Ekonomi Buat Dolar AS Melonjak di Akhir Perdagangan

Ant
- Kamis, 1 Juli 2021 | 09:24 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Aksi pelaku pasar mencerna data ekonomi terbaru membuat dolar AS melonjak pada akhir perdagangan pada Rabu waktu setempat.

Indeks dolar, yang mengukur dolar AS (greenback) terhadap enam mata uang utama, naik 0,41 persen pada 92,4361.

Perusahaan swasta di Amerika Serikat menambahkan 692.000 pekerjaan pada bulan Juni, perusahaan data penggajian Automatic Data Processing (ADP) melaporkan Rabu, mengalahkan ekspektasi pasar, dari sisi ekonomi.

Namun, pada Mei, total pekerjaan yang ditambahkan direvisi turun dari 978.000 menjadi 886.000.

Baca Juga: Kemenhub Raih Opini WTP dari BPK, Jadi Motivasi untuk Tingkatkan Kinerja

Laporan ketenagakerjaan bulanan yang diawasi lebih ketat yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja dijadwalkan pada hari Jumat, yang akan mencakup data ketenagakerjaan dari sektor swasta dan pemerintah.

Penguatan mata uang AS juga terjadi karena meningkatnya permintaan terhadap mata uang yang aman (safe-haven) di pasar di tengah kekhawatiran atas penyebaran virus corona varian Delta.

Di sesi sebelumnya, euro turun menjadi 1,1847 dolar AS pada akhir perdagangan di New York, dari 1,1901 dolar AS.

Baca Juga: Airlangga Ajak Kadin Indonesia Jadikan Pandemi Sebagai Momentum Kemandirian Jangka Panjang

Sementara itu, poundsterling Inggris turun menjadi 1,3803 dolar AS dari 1,3849 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7494 dolar AS dari 0,7514 dolar.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X