Masa PPnBM, Pasar Otomotif Mulai Bergerak Menuju Tren Positif

- Selasa, 29 Juni 2021 | 11:20 WIB
PAMERAN OTOMOTIF: Pengunjung sedang melihat mobil yang dipamerkan dalam Pameran Best Otomotif Show (BOS) 2019 di lantai dasar DP Mal Jl Pemuda Semarang. (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)
PAMERAN OTOMOTIF: Pengunjung sedang melihat mobil yang dipamerkan dalam Pameran Best Otomotif Show (BOS) 2019 di lantai dasar DP Mal Jl Pemuda Semarang. (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Upaya pemerintah menggairahkan industri otomotif di Tanah Air membuahkan hasil.

Melalui kebijakan insentif nol persen PPnBM, pasar otomotif yang sebelumnya lesu akibat dihantam Covid-19, kini mulai bergerak menuju tren yang positif.

Salah satu yang mencatat pertumbuhan positif adalah PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Pada Mei 2021, mereka mampu menjual kendaraan penumpang dan kendaraan niaga sebanyak 7.516 unit dengan pangsa pasar 12,6 persen.

Dari jumlah itu, segmen kendaraan penumpang terjual 5.195 unit dan kendaraan niaga ringan terjual 2.321 unit.

Baca Juga: Pemilihan Ketum Kadin Indonesia Sengit, Musyarawah Mufakat Jadi Solusi Terbaik

Capaian tersebut menggenapi peningkatan penjualan sebesar lebih dari 37 persen selama periode program insentif PPnBM 100 persen (Maret – Mei 2021) dibandingkan dengan periode kuartal sebelumnya tanpa program insentif (Desember 2020 – Februari 2021).

Menurut Budi Dharmawan Daulay, Group Head of Regional Sales – Sales & Marketing Division PT MMKSI, varian Xpander sangat dominan di penjualan.

“Mengenai varian apa yang paling laris saat PPnBM, hampir semua varian Xpander maupun Xpander Cross mengalami peningkatan demand, namun yang paling tinggi Xpander Ultimate dan Xpander Cross yang premium,” kata Budi Dharmawan Daulay.

Baca Juga: Kebutuhan Oksigen di Sleman Naik Dua Kali Lipat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X