Kadin DIY Tak Kirim Utusan Hadiri Munas di Kendari, GKR Pembayun: Keselamatan Peserta adalah Hak Mutlak

- Senin, 28 Juni 2021 | 14:20 WIB
GKR Pembayun/Foto Kraton Jogja
GKR Pembayun/Foto Kraton Jogja

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menyatakan tidak akan mengirim utusan dalam Musyawarah Nasional VIII di Kendari. Pasalnya, peningkatan kasus Covid-19 membuat situasi sangat rawan dan peserta rentan terpapar.

Ketua Umum Kadin DIY, GKR Pembayun menegaskan organisasinya, kemarin. Ia menjelaskan keselamatan merupakan hal mutlak dalam penyelenggaraan kegiatan organisasi. Pemerintah juga telah menetapkan penguatan implementasi PPKM. Ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

''Dinamika politik sehubungan rencana pelaksanaan Munas VIII menunjukkan peningkatan eskalasi. Hal itu juga meningkatkan potensi risiko peserta Munas,'' tandasnya.

Baca Juga: Dua Pilar Penting Absen, Pelatih Kroasia Tetap Pede Hadapi Spanyol

Ia mengatakan kalaupun Munas jadi terselenggara, perlu prosedur ekstra ketat karena yang datang dari seluruh Indonesia dan dalam jumlah yang cukup besar. Inilah risiko yang dihadapi peserta maupun peninjau dalam kegiatan tersebut.

Menurut Pembayun, seandainya Kadin Pusat tetap menggelar munas, perlu diskresi kebijakan bagi peserta yang tidak hadir di sana. Kegiatan dapat dilakukan secara daring supaya peserta dan peninjau yang tidak hadir tetap dapat berpartisipasi.

''Kegiatan proses pemilihan pengurus juga dapat dilakukan secara daring tanpa mengurangi substansi karena teknologi memungkinkan itu,'' jelasnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X