KADIN Jawa Tengah Bidik 50 Kelompok Usaha dan Profesi Untuk Proses Sertifikasi

- Senin, 22 Agustus 2022 | 16:19 WIB
Yantie Yulianti- pengurus Kadin Jateng menyiapkan sertifikasi usaha pariwisata dan nonpariwisata.  (suaramerdeka.com/ Dok)
Yantie Yulianti- pengurus Kadin Jateng menyiapkan sertifikasi usaha pariwisata dan nonpariwisata. (suaramerdeka.com/ Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp400 jutaan, untuk melakukan sertifikasi usaha dan profesi terhadap 50 usaha pariwisata dan non-pariwisata.

Sertifikasi usaha dan profesi yang dikelola salah satu komisi di KADIN Jawa Tengah itu, pada tahun pertama menyasar 50 kelompok usaha.

Komisi Tetap Bidang Sertifikasi Usaha dan Profesi KADIN Jawa Tengah Yantie Yulianti mengatakan, 50 kelompok ini bergerak di bidang CHSE dan usaha non pariwisata.

Baca Juga: Padat Kalori, Sarapan Bubur Tidak Disarankan. Ini 7 Rekomendasi Menu Sehat Pagi ala Chef Edwin Lau

Untuk sertifikasi profesi di tahun pertama ada beberapa yang bakal dilakukan sertifikasi diantaranya kelompok perhotelan dan travel agent serta beberapa asosiasi lainnya.

"Untuk di wilayah Jawa Tengah kita akui banyak yang belum tersertifikasi, tapi kita sebenarnya sudah jalan hanya belum terfokuskan," kata Yantie, Senin, 22 Agustus 2022.

Untuk itulah, dari KADIN Jawa Tengah ini melalui Komtap sertifikasi usaha dan pariwisata berkomitmen untuk bisa lebih banyak lagi yang tersertifikasi.

Baca Juga: Nggak Cuma Menarik Rejeki dan Keberuntungan, Dua Tanaman Ini Bawa Cinta dan Kebahagiaan. Wajib Ada!

Lebih lanjut Yantie menjelaskan, sertifikasi usaha dan profesi dianggap penting bagi kelangsungan usaha dan pelayanan kepada pengguna.

Selain itu, sertifikasi usaha dan profesi sesuai dengan Permenkes Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perizinan Standar Pelaksanaan Usaha Berbasis Risiko di Sektor Kesehatan.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X