Pelaku Usaha Diminta Mulai Gunakan Media Digital untuk Promosi

- Jumat, 25 Juni 2021 | 07:00 WIB
Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM

BENGKULU, suaramerdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong pelaku usaha bidang kepariwisataan di Tanah Air untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi kepada masyarakat luas.

Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Martini M. Paham di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, mengatakan, saat ini masih banyak pelaku usaha yang belum memaksimalkan media digital untuk promosi pada hal semua orang mengakses media digital untuk mencari informasi.

"Saat ini kan pandemi, kita tidak bisa melakukan pemasaran secara masif tetapi dengan media digital barang kita bisa terpromosikan ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri," kata Martini saat menggelar bimtek strategi promosi destinasi wisata dan ekonomi kreatif melalui media digital, Kamis (24/6) sebagaimana dilansir Antara.

Baca Juga: Bantu Pemulihan Ekonomi Perkotaan selama Pandemi, Pelaku Pariwisata dapat Diskon Pajak 5-15 Persen

Untuk mendorong pelaku usaha bidang pariwisata dan ekraf di Tanah Air bisa memanfaatkan media digital ini pihaknya bekerja sama dengan anggota komisi X DPR-RI Dapil Bengkulu melakukan bimtek di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program Kemenparkraf kategori kolaborasi yang bertujuan upskiling atau meningkatkan kapasitas para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif," tambahnya.

Saat ini sektor pariwisata sedang dilakukan pembatasan karena menyangkut mobilitas masyarakat, untuk itu sektor ekonomi kreatif didorong agar bergairah sehingga tanpa bergerak para pelaku usaha tetap produktif.

Baca Juga: Marak Pinjaman Online Ilegal, Simak Ciri-ciri dan Cara Melaporkannya

Sementara itu, anggota Komisi X DPR-RI Dapil Bengkulu Dewi Coryati menyebutkan tujuan dari bimtek tersebut agar pelaku usaha pariwisata dan ekraf di wilayah itu terbiasa melakukan promosi dengan memanfaatkan media digital terlebih dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

"Pada masa pandemi ini media digital adalah yang paling efektif untuk promosi. Saat ini sudah era 4.0, mau tidak mau media digital harus dipakai, untuk itu kami meminta Kemenparekraf/Baperekraf untuk memberikan bimtek promosi wisata dan ekonomi kreatif," terangnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X