Bantu Pemulihan Ekonomi Perkotaan selama Pandemi, Pelaku Pariwisata dapat Diskon Pajak 5-15 Persen

- Kamis, 24 Juni 2021 | 19:21 WIB
NARASUMBER : Dari kiri, Direktur Utama Sejahtera Eka Graha, Oktia Hendra, sebagai moderator, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Enterpreneur dan Politisi Muda, Faldo Maldini, saat menjadi narasumber dalam Live Instagram bertajuk Pemulihan Ekonomi Perkotaan Pasca Pandemi yang diselenggarakan oleh @klubbogorraya, Kamis (24/6). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
NARASUMBER : Dari kiri, Direktur Utama Sejahtera Eka Graha, Oktia Hendra, sebagai moderator, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Enterpreneur dan Politisi Muda, Faldo Maldini, saat menjadi narasumber dalam Live Instagram bertajuk Pemulihan Ekonomi Perkotaan Pasca Pandemi yang diselenggarakan oleh @klubbogorraya, Kamis (24/6). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak di sektor kesehatan saja. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengaku, pandemi ini juga berdampak di sektor ekonomi dan pariwisata.

Karena itu, Pemerintah Kota Semarang memberikan kelonggaran terkait pembayaran pajak. Seperti pemberian diskon mulai 5 persen hingga 15 persen, dan juga pembayaran pajak di akhir tahun.

"Teman-teman pariwisata sangat terdampak akibat pandemi ini, maka kita memberi kelonggaran terkait pembayaran pajak. Mereka bisa "hutang" sampai akhir tahun dan memberikan sejumlah diskon mulai dari 5 persen hingga 15 persen,'' ujar wali kota yang akrab disapa Hendi, Kamis (24/6).

Di sisi lain, Hendi meyakini bahwa Pendapatan Asli Daerah menjadi kekuatan dan daya ungkit percepatan pembangunan.

Baca Juga: Targetkan 2.000 Orang, Serbuan Vaksinasi Bagi Pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas

Hal itu diungkapkannya saat menjadi salah satu narasumber dalam Live Instagram bertajuk Pemulihan Ekonomi Perkotaan Pasca Pandemi yang diselenggarakan oleh @klubbogorraya, Kamis (24/6). Hadir juga dalam acara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Enterpreneur dan Politisi Muda, Faldo Maldini, dan Direktur Utama Sejahtera Eka Graha, Oktia Hendra, sebagai moderator.

Hendi, bersyukur saat pandemi menghantam, tidak hanya Pemerintah Kota Semarang saja yang bergerak. Melainkan juga para pengusaha, komunitas, relawan dan penduduk yang bergiliran memberikan bantuan. Mulai dari sembako, obat, masker, dan penyemprotan desinfektan di sejumlah wilayah di Kota Semarang.

"Konsep bergerak bersama ini merupakan bagian dari warisan jaman dulu, yaitu gotong royong. Masyarakat yang tergabung di dalam relawan Covid-19 ini memberikan bantuan tenaga dalam penyemprotan desinfektan. Sedangkan pemerintah kota menyediakan alat dan obatnya," terangnya.

Baca Juga: Industri Jangan Tutup-tutupi Kasus Covid-19, Ridwan Kamil: Bisa Picu Munculnya Klaster Rumah Tangga

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

UMKM Perlu Mulai Berani Melibatkan Investor

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:34 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X