Menparekfraf Gandeng Inggris Pulihkan Ekonomi Wisata di Bali

- Rabu, 23 Juni 2021 | 21:22 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno

BALI, suaramerdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan pemerintah Inggris untuk meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya pemulihan sektor tersebut di Bali.

Hal ini dilakukan dengan audiensi secara virtual dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam pertemuan itu Sandiaga menuturkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali merasakan dampak yang paling besar dari pandemi Covid-19.

Baca Juga: Alami Lonjakan Cukup Pesat, Presiden Minta Pimpinan Daerah Pertajam PPKM Mikro

"Sepanjang 2020, Bali mengalami kontraksi ekonomi hingga minus 12 persen empat kuartal berturut-turut, dan awal tahun ini menurun ke angka minus sembilan persen," kata Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

"Di awal masa jabatan saya, kunjungan wisatawan ke Bali hanya 2.000 kunjungan perhari. Saat ini angka tersebut sudah naik ke angka 10 ribu kunjungan perhari. Namun demikian angka ini tergantung pada angka penyebaran Covid-19," paparnya.

Baca Juga: Inggris Siap Tampil Lebih Baik Lagi di 16 Besar

Sampai saat ini, kata Sandiaga, pihaknya terus berusaha mempersiapkan Bali untuk menyambut kedatangan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.
Terlebih, Inggris merupakan salah satu negara Eropa yang menjadi pasar pariwisata Bali.

"Saat ini sudah 60 persen masyarakat Bali menerima dosis pertama dari vaksin Sinovac dan AstraZeneca. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Inggris yang sudah bekerja sama menyediakan pasokan vaksin AstraZeneca dan target kami pada akhir Juli 2021 sudah 70 persen masyarakat Bali yang menerima vaksinasi," ucap Sandiaga.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X