Kejar Satu Juta Dosis, Dana Desa dan DAU Diizinkan untuk Program Vaksinasi

- Rabu, 23 Juni 2021 | 08:21 WIB
Menkeu Sri Mulyani. (foto: istimewa) (Murdiyat Moko)
Menkeu Sri Mulyani. (foto: istimewa) (Murdiyat Moko)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Untuk mengejar target program vaksinasi nasional, satu juta dosis per hari, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengiizinkan instrumen Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Desa untuk pemulihan dari pandemi.

Menkeu mengajak pemerintah daerah untuk membantu pemerintah pusat dalam menangani pandemi Covid-19.

Kontribusi dapat dilakukan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah dengan menggunakan DAU, DBH dan Dana Desa.

Baca Juga: Harga Emas Merosot pada Akhir Perdagangan Rabu Pagi

Salah satunya dimanfaatkan untuk program vaksinasi sebagai upaya mendukung pencapaian target satu juta dosis per hari.

“Kita membolehkan DAU dan DBH dipakai untuk membantu program vaksinasi, termasuk membantu kelurahan/desa untuk melaksanakan protokol kesehatan dan pembatasan skala mikro. Insentif tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit daerah atau dinas juga dapat menggunakan porsi dari DAU dan DBH ini, serta belanja kesehatan lainnya,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI, secara daring, baru-baru ini.

Dalam rapat yang membahas mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2022, Transfer ke Daerah Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2022, dan Pengawasan Realisasi PEN di Daerah ini, Sri Mulyani juga menegaskan anggaran Dana Desa sebesar delapan persen dari Rp72 triliun.

Baca Juga: Jumputan, Tradisi Iuran Warga Pedesaan untuk Akses Air Bersih dan Sanitasi

Yaitu sebesar Rp 3,84 triliun dapat dimanfaatkan untuk penanganan pandemi Covid-19 di daerah.

“Jadi artinya, untuk seluruh provinsi, Dana Desa bisa dipakai untuk penanganan Covid-19 ditambah dengan tadi DAU-DBH. Harusnya ini juga bisa bersama-sama dengan anggaran pemerintah pusat yang luar biasa besar, termasuk disalurkan melalui Kementerian Kesehatan maupun BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), harusnya kita bersama-sama bisa menangani Covid-19 ini secara baik,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkop Nyatakan Koperasi Tekad UPGRIS Kategori Sehat!

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:19 WIB
X