NBRS Corp Siap Roadshow Berdayakan Ekonomi Pesantren

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 09:44 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Wali, Tuntang, Kabupaten Semarang, KH Anis Maftuhin (kedua dari kanan) berpose bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ketua PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, dan anggota DPR RI Gus Alam, di panggung Shalawat Kebangsaan. (foto; dok NBRS)
Pengasuh Pondok Pesantren Wali, Tuntang, Kabupaten Semarang, KH Anis Maftuhin (kedua dari kanan) berpose bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ketua PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, dan anggota DPR RI Gus Alam, di panggung Shalawat Kebangsaan. (foto; dok NBRS)

TUNTANG, suaramerdeka.com - NBRS Corp siap melakukan roadshow ke 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah untuk memberdayakan santri dan meningkatkan perekonomian pesantren.

NBRS (Nibras) merupakan perusahaan fashion muslim Indonesia yang konsen pada pencarian bakat wirausaha para santri.

Hal itu ditegaskan Pengasuh Pondok Pesantren Wali, Tuntang, Kabupaten Semarang, KH Anis Maftuhin saat menggelar Shalawat Kebangsaan Bareng Gus Azmi di halaman pesantren di kawasan Perum Candi Soba, Tuntang, baru-baru ini.

''Shalawatan ini diselenggarakan dalam rangka syukuran HUT Ke-77 RI, HUT Ke-6 Pondok Wali, dan grand launching Program Nbrs Sahabat Santri,'' jelas Gus Anis Maftuhin.

Baca Juga: Alhamdulillah, 6 Zodiak Ini Berkat Rezeki Tak Terduga Dapat Melunasi Hutang di Akhir Agustus 2022

Dalam peluncuran program NBRS Sahabat Santri tersebut, dihadiri Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar, Ketua DPW PKB Jateng Gus Yusuf Chudlori, anggota DPR RI Gus Alam (Kendal), Habib Farid (Ungaran), CEO Nbrs Rikrik Riesmawan, dan Wakil Bupati Semarang, Basari.

Shalawat Kebangsaan yang digelar bertepatan HUT Ke-6 Ponpes Wali itu, diikuti ribuan santri dari berbagai daerah, para kiai kharismatik, politisi, anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Semarang, tokoh masyarakat, serta ribuan warga sekitar pondok.

Muhaimin Iskandar mengatakan, di berbagai tantangan kehidupan keumatan dan berbangsa, Indonesia masih kuat kokoh di saat banyak negara bangkrut dan terancam krisis.

Baca Juga: Gembira Sekali 3 Zodiak Ini, Rezeki yang Diraih Seluas Samudera, Saldo Tabungan Membengkak

''Ini semua karena tiga hal. Pertama, pemerintah serius bekerja. Kedua, para tokoh masyarakat, para kiai, pemimpin umat, pemimpin pondok, dan pimpinan organsiasi bahu-membahu membangun bangsa. Ketiga, rakyat saling membantu mengatasi pandemi,'' papar Gus Muhaimin.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X