Pembayaran Digital QRIS Kini Jangkau 421 Pasar Tradisional se-Jateng, Apa Kata BRI dan Bank Indonesia?

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 06:50 WIB
Regional CEO BRI Kanwil Semarang Handaru Sakti bertransaksi menggunakan QRIS di salah satu tenant UMKM Pesta Rakyat Simpedes 2022 di Stadion Diponegoro Semarang, Jumat (19/8). (suaramerdeka.com/Dok)
Regional CEO BRI Kanwil Semarang Handaru Sakti bertransaksi menggunakan QRIS di salah satu tenant UMKM Pesta Rakyat Simpedes 2022 di Stadion Diponegoro Semarang, Jumat (19/8). (suaramerdeka.com/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Jangkauan pembayaran digital QRIS kini merambah luas hingga pasar tradisional di Jawa Tengah.

Sosialisasi dan edukasi penggunaan QRIS juga terus dilakukan salah satunya BRI Kanwil Semarang di 421 pasar tradisional.

Faktor efisiensi transaksi serta keamanan menjadikan QRIS bisa menjadi alternatif pembayaran digital yang nyaman.

Regional CEO BRI Kanwil Semarang Handaru Sakti mengatakan, pembayaran digital dengan QRIS menjadi agenda yang digalakkan Bank Indonesia.

"Edukasi terus kami lakukan dan pengenalan QRIS dilakukan di 421 BRI unit yang tersebar di Jawa Tengah. Setiap 1 unit menangani satu pasar tradisional," kata Handaru, Jumat, 19 Agustus 2022.

Baca Juga: Nggak Cuma Menarik Rejeki dan Keberuntungan, Dua Tanaman Ini Bawa Cinta dan Kebahagiaan. Wajib Ada!

Ke-421 pasar tradisional ini menurut, Handaru, menjadi bagian dari 1.552 pasar tradisional yang ada di Jawa Tengah. Saat ini tercatat 130 ribuan QRIS terpasang dengan tingkat aktivasi 30-40 persen yang menggunakannya.

Dijelaskan, transaksi per bulannya sudah mencapai Rp53 miliar sampai Rp55 miliar. Untuk meningkatkan nilai transaksi, pihaknya juga memberikan bonus kepada masyarakat.

Saat berbelanja di atas Rp100 ribu berkesempatan membeli paket sembako seharga Rp25 ribu tetapi cukup membayar Rp1.000 saja.

"Sosialisasi terus dilakukan kepada para pedagang untuk bisa menikmati manfaat dari QRIS," jelasnya.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X