Kaum Hawa Akrabi WFH Picu Bisnis Tanaman Anggrek Menggeliat di Masa Pandemi

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 18:15 WIB
 BUKA GALERI : Istri Wakil Gubernur DIY Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam X, dan Direktur Von Florist, Yvonne Mustika Sutanto di acara pembukaan galeri anggrek di Yogyakarta, Sabtu (19/6). (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
BUKA GALERI : Istri Wakil Gubernur DIY Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam X, dan Direktur Von Florist, Yvonne Mustika Sutanto di acara pembukaan galeri anggrek di Yogyakarta, Sabtu (19/6). (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Bisnis tanaman hias menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di tengah terpaan pandemi Covid-19. Tuntutan work from home acap dimanfaatkan warga khususnya kaum hawa, untuk menggeluti hobi bercocok tanam.

Peluang ini dibidik Von Florist dengan membuka galeri bunga anggrek di Yogyakarta. Perwakilan distributor Ekakarya Graha Flora Jakarta itu mengincar pangsa Kota Gudeg karena peminat anggreknya cukup besar.

"Ini adalah cabang kita yang kedua sekaligus bagian dukungan kami terhadap pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Tahun 2017 sudah buka di Semarang," kata Direktur Von Florist, Yvonne Mustika Sutanto disela pembukaan galeri, Sabtu (19/6).

Baca Juga: 50 Juta Dosis Vaksin Pfizer Dikirim Bertahap ke Indonesia Mulai Agustus

Spesialisasinya adalah menjual dan rental bunga anggrek hidup untuk berbagai jenis kebutuhan. Ada empat jenis anggrek yang ditawarkan yakni anggrek bulan, dendrobium, anthurium, dan vanda dengan kisaran harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Perawatan anggrek sendiri relatif mudah. Hanya perlu disiram dua kali seminggu, dan ditempatkan di lokasi teduh yang terhindar dari paparan AC secara langsung.
Sementara itu, Istri Wakil Gubernur DIY Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam X yang turut hadir dalam grand opening menyampaikan apresiasi atas dibukanya galeri tersebut. Dia menyebut, kehadiran galeri itu akan mewarnai toko bunga di Yogyakarta.

"Ini saatnya pengusaha tanaman bangkit. Terlebih harga tanaman tetap bertahan tinggi meski situasi pandemi, dan potensi pasarnya juga masih terbuka luas," ucapnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandemi Melandai, Komoditas Kopi Kembali Bersemi

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:15 WIB
X