Atasi Inflasi Pangan, Begini Langkah Strategis Bank Indonesia dan TPID Jateng

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:31 WIB
Ilustrasi cabai sebagai salah satu komoditas penyumbang laju inflasi (foto: pixabay)
Ilustrasi cabai sebagai salah satu komoditas penyumbang laju inflasi (foto: pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sinergi untuk mendorong stabilitas inflasi ke depan terus dilakukan Bank Indonesia bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Laju inflasi yang terus mengalami tekanan akibat kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi fokus pemerintah.

Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sebelumnya dicanangkan pada 10 Agustus 2022 di Malang.

Di Jawa Tengah, begini langkah-langkah strategis untuk mengatasi inflasi pangan.

Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah melakukan sejumlah inovasi.

Baca Juga: Meskipun Kerap Diremehkan, 4 Zodiak Ini Justru Penggali Rezeki dan Cuan Terbaik

1. Pendirian Learning Center Bawang Putih di Desa Tuwel Bojong Kabupaten Tegal

Bawang putih sebagai komoditas volatile food di Jateng menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah.

Pusat pembelajaran bawang putih nasional mulai dari budidaya hingga penanganan pascapanen termasuk diversifikasi produk turunan sampai pemasaran digagas KPw Bank Indonesia Tegal bersama Pemkab Tegal dan IPB.

Diharapkan pendirian learning center mampu mendorong produktivitas bawang putih di Indonesia.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSI Dorong Pembiayaan Gadai Emas dan Cicil Emas

Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:12 WIB

Resesi 2023 dan Situasi Tekanan Cash is The King

Kamis, 29 September 2022 | 14:10 WIB

BPR Arto Moro Terima Penghargaan Infobank Award 2022

Sabtu, 24 September 2022 | 14:23 WIB
X