Wow! Harga Batu Bara Tetap Melonjak Tinggi Hingga 2023, Berikut Penjelasan Menteri ESDM

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:13 WIB
Ilustrasi Batu Bara (Foto Bisnis Muda)
Ilustrasi Batu Bara (Foto Bisnis Muda)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan jika pihak pemerintahan Indonesia juga telah mengatur kewajiban domestic market obligation (DMO) bagi pemegang PKP2B, IUP, dan IUPK batu bara untuk menjaga pasokan batu bara dalam negeri.

Baca Juga: Jangan Sekali-kali Menanyakan 8 Hal Ini pada Orang Lain, Nomor 7 Sering Ditanyakan

1. Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 mengamanatkan kebijakan nasional pengutamaan mineral dan batu bara untuk kepentingan dalam negeri.

2. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang kebijakan energi Nasional yang mengamanatkan prioritas batu bara sebagai sumber energi dan jaminan pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri.

3. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara yang mengutamakan kebutuhan batu bara dalam negeri. Kegiatan ekspor dapat dilakukan setelah kebutuhan di dalam negeri terpenuhi.

4. Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2020 yang mengamanatkan pemegang IUP dan IUPK wajib mengutamakan pemenuhan kebutuhan mineral dan batu bara dalam negeri dan bagi pemegang IUP dan IUPK yang melanggar akan dikenakan sanksi administratif.

5. Keputusan Menteri Nomor 139 Tahun 2021 yang mewajibkan IUP, IPUK, dan PKP2B memenuhi DMO sebesar 25 persen dari rencana produksi yang disetujui dan ketentuan harga jual batu bara untuk kelistrikan umum sebesar 70 dolar AS per ton, serta pengaturan sanksi pelarangan ekspor denda dan pengenaan dana kompensasi. (MG43)***

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X