Siasati Resesi Global, Pengusaha Genjot Produktivitas Lokal untuk Bertahan

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:12 WIB
Ilustrasi resesi ekonomi global. (Pixabay)
Ilustrasi resesi ekonomi global. (Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengaruh resesi global semakin dirasakan pada eksportir termasuk dari Jawa Tengah.

Bahkan sejak dua bulan terakhir pengurangan pesanan dari luar negeri sudah terasa karena resesi

Turunnya pesanan dari luar ini sekitar 20 persen sehingga banyak cara dilakukan untuk bertahan.

Baca Juga: Baca Ramalan Primbon Jawa soal Keistimewaan Weton Jumat Pon yang Jatuh pada 5 Agustus 2022

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang Deddy Mulyadi mengungkapkan, untuk menutup kekurangan itu pabrikan juga berupaya menggarap pesanan dari merek lokal.

Ataupun bisa juga menerima limpahan pekerjaan dari pabrikan lainnya khususnya di sektor garmen.

Turunnya order garmen dari luar negeri sampai 20 persen ini tidak hanya dari negara Amerika Serikat saja.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 5 Agustus 2022: Selingan Cinta Cancer, Hasrat Romantis Leo,

Pesanan dari negara di Eropa pun sama juga mengalami penurunan.

Selain lesunya permintaan luar negeri, ada kekhawatiran juga daya beli masyarakat juga mengalami penurunan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hotel Ciputra Semarang Salurkan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 24 September 2022 | 20:31 WIB

Healing Time di Novotel Semarang Aja

Sabtu, 24 September 2022 | 15:21 WIB

Animo Masyarakat Tetap Tinggi Miliki Rumah Subsidi

Selasa, 20 September 2022 | 22:36 WIB
X