Ekspor Jateng Naik 41,02 Persen, Mana 3 Negara Tujuan Terbesar?

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 10:24 WIB
Ilustrasi kegiatan ekspor ke China dan Amerika Serikat (Gino Crescoli dari Pixabay )
Ilustrasi kegiatan ekspor ke China dan Amerika Serikat (Gino Crescoli dari Pixabay )

SEMARANG, suaramerdeka.com - Nilai ekspor Jawa Tengah pada Juni 2022 mengalami kenaikan 41,02 persen, atau mencapai US$ 1.100,99 juta dibanding bulan sebelumnya.

Kenaikan nilai ekspor Jateng terjadi, karena ekspor barang migas mengalami kenaikan 13,38 persen dan nonmigas naik 43,76 persen.

Kepala BPS Jateng Adhi Wiriana mengatakan peningkatan terbesar ekspor nonmigas pada beberapa barang di antaranya pakaian bukan rajutan, kayu dan barang dari kayu, alas kaki dan perabotan.

Baca Juga: PIP Semarang Hadir di Kalimantan Tengah untuk Selenggarakan DPM

Menurut Adhi, untuk tiga negara tujuan ekspor nonmigas terbesar adalah Amerika Serikat mencapai US$ 119,60 juta dan Jepang (US$ 32,03 juta) serta Tiongkok (US$ 22,94 juta).

Adhi menjelaskan, ekspor nonmigas menyumbang 92,74 persen dari total ekspor Juni 2022.

Selama periode Januari-Juni 2022 ekspor industri pengolahan mencapai 93,80 persen dan migas 5,07 persen serta pertanian 1,12 persen ditambah tambang dan lainnya 0,01 persen.

Baca Juga: Baca Ramalan Primbon Jawa soal Jodoh Selasa Kliwon, Ada 8 Weton yang Cocok Lho!

Jika dilihat bulan ke bulan, nilai ekspor Jawa Tengah naik 43,76 persen pada Juni 2022. Dan secara year on year, nilai ekspor juga naik 31,23 persen.

"Sumbernya dari ekspor migas dan nonmigas. Jadi, Jawa Tengah bukan hanya ekspor barang mentah atau bahan baku saja tapi juga produk olahan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk Indonesia Go Global Lewat Ekspansi di Dubai

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:01 WIB
X