Sambut Baik, Pengusaha Impor Sosialisasikan Permendag 25/2022

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:12 WIB
Ketua GINSI Jateng Budiatmoko menyerahkan cinderamata kepada para pembicara yang hadir pada kegiatan Sosialisasi Permendag Nomor 25 Tahun 2022 di Semarang. (suaramerdeka.com / Fista Novianti)
Ketua GINSI Jateng Budiatmoko menyerahkan cinderamata kepada para pembicara yang hadir pada kegiatan Sosialisasi Permendag Nomor 25 Tahun 2022 di Semarang. (suaramerdeka.com / Fista Novianti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Para pengusaha impor yang tergabung dalam Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Tengah menyambut positif kebijakan pemerintah yang mengatur importasi melalui neraca komoditas melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 25/2022.

Adapun Permendag No 25/2022 ini merupakan perubahan atas Permendag No 20 Tahun 2021 yang memiliki tujuan memberikan kemudahan importasi bagi pelaku usaha dengan sistem digitalisasi yang transparan dan efisien.

Ketua GINSI Jateng Budiatmoko menuturkan, ada dua aturan baru Permendag 25 Tahun 2022 ini.

Baca Juga: Intip Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam di Berbagai Daerah

Aturan pertama yaitu semua kegiatan importasi komoditas akan dimasukkan dalam satu neraca, yaitu neraca komoditas sehingga dalam menentukan kuota impor tidak akan keluar dari neraca komoditas yang disesuaikan dengan usulan yang masuk.

Sementara aturan kedua, pengajuan impor dilakukan secara digital sehingga tidak akan ada lagi pelaku usaha bertemu dengan petugas di Kemendag, sebab semua dilakukan secara daring yang prosesnya sudah ditentukan jangka waktunya.

''Oleh sebab itu, agara pengusah impor mengetahui aturan baru Permendag Nomor 25 Tahun 2022 ini, maka GINSI Jateng sebagai asosiasi usaha pengusaha impor melaksanakan kegiatan sosialisasi ini dengan mempertemukan pengusaha dengan pemerintah,'' tuturnya saat kegiatan Sosialisasi Permendag Nomor 25 Tahun 2022 di Semarang, Kamis 28 Juli 2022.

Baca Juga: Baca Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Cancer, Sagitarius, Pisces, Virgo, Taurus, Libra, Minggu 31 Juli 2022

Dikatakannya, kegiatan ini dilakukan supaya importir di wilayah Jateng paham bahwa ada satu peraturan baru. 

Jadi, kegiatan impor agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal Yang tidak diinginkan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT RFB Catatkan Predikat Terbaik

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB

Hilirisasi Baja Meningkat, Industri Logam Tumbuh Pesat

Kamis, 22 Desember 2022 | 12:12 WIB
X