Pemulihan Ekonomi dan Daya Saing Industri Indonesia Diapresiasi AmCham dan Pelaku Usaha AS

- Jumat, 22 Juli 2022 | 06:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan virtual dengan AmCham. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan virtual dengan AmCham. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan virtual dengan American Chambers of Commerce in Indonesia (AmCham), Rabu 20 Juli 2022.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas isu-isu yang cukup luas antara lain mencakup perluasan iklim investasi dan dukungan partisipasi pelaku usaha termasuk pihak swasta AS dalam membantu pemulihan ekonomi nasional.

Kemudian, peningkatan daya saing industri, perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas UU Cipta Kerja, kebijakan Pemerintah terkait Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Baca Juga: Titisan Dewi Fortuna, 5 Zodiak Ini Punya Keberuntungan Tinggi Sejak Lahir, Aliran Rezeki Lancar Jaya!

Selanjutnya, potensi ekonomi digital Indonesia, Rencana Kerja Pemerintah untuk 2 tahun ke depan, dan Presidensi G20 Indonesia yang dikaitkan dengan peran Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG).

AmCham Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah terhadap dunia usaha yang telah dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

“Pelaku usaha AmCham Indonesia mendukung upaya kolaborasi yang dapat ditempuh untuk berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing Indonesia, di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan energi serta tensi geopolitik," kata Mr. James Castle, Founder of Castle Asia.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 22 Juli 2022: Sagitarius Kagumi Seseorang, Hubungan Libra-Scorpio Terancam!

Menyimak berbagai masukan dari pelaku usaha AmCham Indonesia, Menko Airlangga juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme transisi energi, krisis pangan global dan akses pasar yang memiliki potensi kerjasama dengan pelaku usaha.

“Pemanfaatan energi panas bumi saat ini berada pada tahap eksplorasi, dan pembiayaannya mendapat dukungan dari Pemerintah dan BUMN. Diharapkan mendapatkan juga dukungan dari pihak swasta termasuk bank-bank swasta milik AS."

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X