Pengembang Koin Kripto Dalam Negeri Harus Komitmen Aspek Perlindungan Konsumen

- Selasa, 19 Juli 2022 | 20:26 WIB
Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga (suaramerdeka.com/dok)
Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta pengembang koin kripto dalam negeri untuk berkomitmen dalam perlindungan konsumen.

Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga menilai, potensi pertumbuhan koin di dalam negeri sangat besar. Dan sangat memungkinkan ini diperjualbelikan di platform global.

''Kita bangga kalau ada yang dibeli asing dan diperdagangkan di luar. Untuk yang lokal Indonesia dan diperjualbelikan sudah ada di beberapa wilayah,'' kata Jerry saat diskusi 'Peluang dan Tantangan Industri Blockchain di Indonesia'' di kampus Undip Semarang, Selasa (19/7).

Baca Juga: Cek Karakter 12 Zodiak Kamu, Tanaman Hias Ini Ternyata Cocok untuk Aries yang Nggak Suka Ribet

Lebih lanjut dijelaskan, dari sisi transaksi pertumbuhan dan perkembangan produk-produknya, kebanyakan masih produk luar seperti Bitcoin misalnya. Dan Jerry terus mengupayakan untuk mendorong developer lokal untuk terus berinovasi.

Rencana pembentukan Bursa Kripto ini sekaligus juga sebagai komitmen untuk melindungi konsumen. Dengan pengaturan sesuai regulasi akan memastikan ekosistemnya tertata dengan baik.

Pertumbuhan aset kripto memang luar biasa. Aset digital yang dulunya belum tercatat, di Desember 2020 mencapai transaksi Rp64,9 triliun. Dan di Desember 2021 naik hingga Rp859,4 triliun.

Baca Juga: Jangan Tanam 10 Pohon Ini di Depan Rumah, Bikin Sial hingga Rezeki Seret, Nomor 6 Efeknya Sering Cekcok

Potensi kenaikan ini masih sangat mungkin apalagi faktor demografi mayoritas generasi muda bisa ikut berkontribusi kripto.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada! Ini Ciri-ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

Kamis, 24 November 2022 | 10:36 WIB
X