Mulai 1 Juli 2022, Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Dulu di MyPertamina

- Selasa, 28 Juni 2022 | 19:36 WIB
Beli bahan bakar di Pertamina, sumber foto pixabay/andreas160578
Beli bahan bakar di Pertamina, sumber foto pixabay/andreas160578

SUARAMERDEKA.COM - Mulai 1 Juli 2022, pembelian Pertalite dan Solar wajib untuk mendaftar terlebih dahulu di website MyPertamina.

Adapun pernyataan tersebut disampaikan oleh PT Pertamina Patra Niaga yang akhirnya buka suara terkait rencana perusahaan untuk membatasi pembelian Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite dan Solar Subsidi.

Dilansir dari laman resminya, Selasa (28/6/2022) aturan ini dilakukan karena selama ini masih banyak konsumen yang tak berhak mengonsumsi Pertalite dan Solar. Jika tidak diatur maka akan berpotensi terjadi kekurangan kuota yang telah ditetapkan.

Baca Juga: 11 Daerah di 5 Provinsi Ini Mulai 1 Juli 2022 Beli Pertalite dan Solar lewat Aplikasi MyPertamina

Lebih lanjut, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Nasution menjelaskan, sistem Pertamina akan membantu mencocokkan data pengguna.

Masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina, karena pendaftaran dilakukan semua di website MyPertamina melalui https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang akan dibuka dalam empat hari mendatang

Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan. Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar.

Baca Juga: Belasan Gerai Holywings di Jakarta Ditutup, Nikita Mirzani Syok Pikirkan Nasib Ribuan Pegawai

“Yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar di website MyPertamina, jika seluruh data sudah cocok maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital'. ujar Alfian.

"Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar sehingga kedepannya, bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X