Dolar Melonjak ke Level Tertinggi Hampir 6 Minggu di Akhir Perdagangan

Ant
- Kamis, 17 Juni 2021 | 09:24 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com – Lonjakan diperlihatkan Dolar ke level tertinggi hampir enam minggu pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Lonjakan Dolar terjadi usai Federal Reserve memajukan proyeksi untuk kenaikan suku bunga pertama pascapandemi ke tahun 2023, mengutip situasi kesehatan yang membaik dan menghapus referensi lama bahwa krisis membebani perekonomian.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,63 persen pada 91,103, level tertinggi sejak 6 Mei.

Baca Juga: Emas Berjangka Berbalik Naik Usai 3 Hari Menurun

Diperkirakan, mayoritas dari 11 pejabat Fed setidaknya dua seperempat poin kenaikan suku bunga untuk tahun 2023.

Para pejabat dalam pernyataan juga berjanji untuk menjaga kebijakan tetap mendukung untuk saat ini guna mendorong pemulihan lapangan pekerjaan yang sedang berlangsung.

Proyeksi menunjukkan prospek lonjakan inflasi tahun ini, meskipun kenaikan harga-harga masih digambarkan sebagai "sementara." Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan diperkirakan akan mencapai 7,0 persen.

Baca Juga: Kwik Kian Gie Minta Pemerintah Fokus dalam Penanganan Pandemi Covid-19, bukan Soal Pajak

Di mata uang lainnya, Dolar menguat 0,39 persen pada Yen Jepang menjadi 110,49 yen, tertinggi sejak 6 April.

Dolar, yang merosot sepanjang sebagian besar tahun 2020, melakukan rebound awal tahun ini, tetapi reli itu tampaknya kehabisan tenaga hingga Mei.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X