Emas Berjangka Berbalik Naik Usai 3 Hari Menurun

Ant
- Kamis, 17 Juni 2021 | 07:45 WIB
emas. (pixabay)
emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Setelah tiga hari menurun, harga emas berjangka berbalik naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Kenaikan ini menyusul reaksi investor pada data ekonomi AS yang mengecewakan. Di sisi lain, harga emas di pasar spot tergelincir setelah pejabat Federal Reserve memproyeksikan kenaikan suku bunga pertama pasca-pandemi pada 2023.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, terangkat 5 dolar AS atau 0,27 persen, menjadi ditutup pada 1.861,4 dolar AS per ounce.

Baca Juga: Instruksi Mengenai Pelaksanaan PPKM Mikro Tahap X Diterbitkan Mendagri, Ini Isinya

Sehari sebelumnya, Selasa (15/6) emas berjangka tergelincir 9,5 dolar AS atau 0,51 persen menjadi 1.856,40 dolar AS.

Emas berjangka anjlok 13,7 dolar AS atau 0,73 persen menjadi 1,865,90 dolar AS pada Senin (14/6), setelah terpuruk 16,8 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.879,60 dolar AS pada Jumat (11/6).

Kemudian, harganya naik tipis 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.896,40 dolar AS pada Kamis (10/6).

Emas merosot 1,1 persen di pasar Spot, menjadi 1.839,06 dolar AS per ounce pada pukul 14.42 waktu setempat (18.42 GMT), setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 14 Mei di 1.833,65 dolar AS.

Baca Juga: Laptop Tidak Harus Terlalu Sering Dibersihkan, Ikuti Tips Berikut Ini

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari mereka tak lama setelah pasar ditutup pada Rabu (16/6).

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X