Belum Banyak Dilirik, Produk Ecoprint Diminati Pasar Luar Negeri

- Selasa, 28 Juni 2022 | 09:24 WIB
Tim Pengabdian PKUM Undip saat melakukan pendampingan kepada perajin ecoprint di Desa Serang, Karangreja, Purbalingga baru-baru ini. (suaramerdeka.com / dok Undip)
Tim Pengabdian PKUM Undip saat melakukan pendampingan kepada perajin ecoprint di Desa Serang, Karangreja, Purbalingga baru-baru ini. (suaramerdeka.com / dok Undip)

Adapun daun yang digunakan di antaranya daun sena, eucalyptus, kolega, kenikir di mana menonjolkan ragam flora di Indonesia.

Pewarna yang digunakan juga menggunakan bagian tumbuhan seperti dari daun dan batang.

Totebag dan alat pukul diberikan secara gratis sehingga dapat menjadi modal peserta dalam mencoba di rumah.

Tak hanya itu, peserta juga diberikan pengetahuan mengenai kualitas produk ecoprint yang baik serta bagaimana merawat produk ecoprint ketika mencuci.

Baca Juga: 28 Juni 2022 Masuk Weton Selasa Kliwon, Ini Keistimewaannya Menurut Primbon Jawa

"Pelatihan ini dapat digunakan untuk melestarikan kerajinan ecoprinting serta membuka kesempatan bagi mereka untuk berkreasi dan membuka usaha ecoprint dengan karakteristik yang unik," ucap Nur Hetty selaku pembicara yang juga pemilik Gallery Yu Paijem.

Dirinya berharap, pendampingan dan pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Selain itu, dirinya juga berharap para perajin diberikan kiat agar mampu memasarkan produk secara luas.

"Bahkan kalau bisa sampai mancanegara," imbuhnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X