Isu Hoaks Buat UMKM Sulit Berkembang

- Rabu, 16 Juni 2021 | 15:43 WIB
Ilustrasi UMKM. (dok. pemkot surakarta)
Ilustrasi UMKM. (dok. pemkot surakarta)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Para pelaku UMKM memerlukan iklim usaha yang kondusif untuk dapat berkembang serta tidak banyak mendapatkan gangguan informasi seperti kabar bohong atau hoaks.

Ketua Asosiasi di Bidang Pengawasan dan Perlindungan terhadap Para Pengusaha Depot Air Minum (Asdamindo) Erik Garnadi meminta agar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk bersikap tegas terhadap oknum yang telah menyebarkan isu yang tidak benar terkait galon guna ulang.

“Simpang siur dan isu hoaks membuat iklim usaha tidak stabil dan mengganggu usaha UMKM seperti kami,” kata Erik, Rabu (16/6).

Baca Juga: Signal Bahaya, Ruang Isolasi RSUD Rembang Tersisa 3 Persen

Erik menerangkan isu simpang siur terkait galon guna ulang membuat resah masyarakat dan pengusaha kecil air minum isi ulang yang selama ini menggunakan galon berbahan polikarbonat (PC).

Sempat beredar isu yang menyerukan penolakan penggunaan galon ulang berbahan polikarbonat karena mengandung Bisphenol A (BPA) dan dianggap berbahaya bagi kesehatan bayi, balita, dan janin pada ibu hamil. Padahal selama ini tidak pernah ada masalah.

“Masyarakat bisa menganggap isu hoaks itu benar dan bahwa bahan BPA dalam galon guna ulang itu memang benar-benar bermasalah. Jangan sampai kita juga ikut dirugikan. Masyarakat kita yang mengkonsumsi air minum isi ulang jadi dirugikan oleh pemberitan-pemberitaan hoaks seperti ini,” jelas Erik yang juga menaungi UMKM air minum isi ulang itu.

Baca Juga: Rencana Penerapan PPN Pendidikan, Yoyok Sukawi: Harus Ditolak, Masih Pandemi Lo!

Pihaknya menerangkan galon guna ulang berbahan polikarbonat ini sudah digunakan sejak puluhan tahun lalu dan belum ada laporan tentang bahayanya. BPOM juga sudah melakukan uji klinis terhadap galon itu dan dinyatakan lulus uji.

Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) dan Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), juga mendukung adanya tindakan tegas dari pemerintah untuk melindungi industri makanan dan minuman dari serangan informasi menyesatkan tehadap galon guna ulang.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Darurat, Persipa Bantu Promosikan UMKM Pati

Senin, 19 Juli 2021 | 07:45 WIB

Corona Mengganas, Program PEN Jadi Tumpuan UMKM

Jumat, 16 Juli 2021 | 17:05 WIB
X