IHT Terus Diserang Kelompok Anti Tembakau, Ini Keinginan dari Ketua Gaprindo

- Rabu, 16 Juni 2021 | 11:45 WIB
Tembakau (Foto Istimewa)
Tembakau (Foto Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sudah puluhan tahun industri hasil tembakau (IHT) terus diserang kelompok anti tembakau yang  memiliki dukungan skala global termasuk kalangan media massa mainstream nasional dan internasional. 

Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Benny Wachjudi menyebut, seharusnya aspirasi dari kelompok anti tembakau ini tidak perlu didengarkan oleh pemerintah.

Repotnya, kata dia, media massa nasional mainstream itu cukup banyak yang menyuarakan aspirasi mereka (LSM anti tembakau). 

“Oleh karena itu kami juga menginginkan pendapat kami (IHT) disuarakan oleh kawan-kawan media media nasional untuk kemaslahatan masyarakat bangsa dan negara,” pinta Benny Wachjudi.

Baca Juga: Kalahkan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Nirwasita Tantra

Terkait dengan penerimaan negara, Benny menyambut baik wacana Kementerian Keuangan yang tidak akan menaikkan cukai rokok pada tahun 2021.

Menurutnya sudah mestinya pihak pemerintah mendengarkan dan mendukung suara dan permintaan dari para pelaku IHT baik soal penundaan kenaikan cukai rokok maupun soal road map IHT.

Kontribusi tembakau terhadap penerimaan negara saat ini  cukup tinggi. Dari cukainya saja sekitar 170,3 triliun. Kira-kira 10 persen dari total penerimaan negara.

Karena itu sudah sepantasnya pemerintah lebih memperhatikan dan mendengarkan suara dan permintaan kalangan IHT.

Baca Juga: Terluas di Indonesia, Vaksinasi Mitra Driver Gojek Makin Masif Rambah 29 Kota

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X