Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai PeduliLindungi atau NIK, Dibatasi 10 Kg Per Hari

- Senin, 27 Juni 2022 | 13:12 WIB
Pembelian minyak goreng curah dibatasi 10 kg per hari dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK . (Instagram@poldasumaterautara)
Pembelian minyak goreng curah dibatasi 10 kg per hari dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK . (Instagram@poldasumaterautara)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pembelian minyak goreng curah kini wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menggunakan NIK.

Sebab pemerintah telah menyiapkan skema pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) dengan harga Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg.

Sosialisasi mengenai pembelian minyak goreng curah tersebut akan dilakukan pemerintah mulai Senin, 27 Juni 2022 hingga 10 Juli 2022 mendatang.

Usai sosialisasi selama 2 pekan, mulai 11 Juli 2022 pembelian minyak goreng curah akan wajib menggunakan PeduliLindungi atau NIK.

Baca Juga: Soal IKN, Mantan Kepala Bappenas : Harusnya Capres Berlomba-lomba Komitmen Lanjutkan Program Jokowi

"Masa sosialisasi akan dimulai pada Senin 27 Juni 2022, dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan. Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET)," ujar Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Luhut, MGCR dapat diperoleh masyarakat melalui penjual/pengecer yang terdaftar resmi dalam program Simirah 2.0 dan juga melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih.

Bagi masyarakat yang belum menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dapat membeli MGCR dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga: Ekonom: Peran Satgas Pangan Perlu Diperkuat Jelang Pemilu 2024

Dalam masa transisi tersebut, pemerintah masih membatasi pembelian minyak goreng curah yakni maksimal 10 kg per harinya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Smartphone Mulai Tumbuh Positif

Senin, 3 Oktober 2022 | 16:13 WIB

BSI Dorong Pembiayaan Gadai Emas dan Cicil Emas

Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:12 WIB
X