Performa Baik, Industri Perbankan Juga Didukung Permodalan yang Kuat

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:24 WIB
Anggota Komisioner LPS Didik Madiyono memberi keterangann dalam Media Gathering di Solo. (suaramerdeka.com / dok LPS)
Anggota Komisioner LPS Didik Madiyono memberi keterangann dalam Media Gathering di Solo. (suaramerdeka.com / dok LPS)

SOLO, suaramerdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memaparkan mengenai industri perbankan yang masih melanjutkan performa yang baik.

Bahkan, industri perbankan didukung permodalan yang kuat, ditunjukkan dengan rasio permodalan (CAR) industri yang berada di level 24,32 persen pada April 2022.

Soal industri perbankan itu diutarakan Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono dalam Media Gathering, yang dihelat di Solo, 22-23 Juni 2022.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Diklaim Bertahan di Manchester United Musim Panas Ini

"Fungsi intermediasi perbankan juga semakin meningkat seiring dengan tren pemulihan ekonomi nasional. Pada April 2022, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,1% YoY, sementara pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tetap berada di level yang lebih tinggi yaitu sebesar 10,1 oersen YoY," jelasnya.

Menurutnya, kondisi likuiditas perbankan masih relatif longgar sehingga diharapkan mampu mendukung pemulihan perekonomian domestik melalui penyaluran kredit yang lebih tinggi.

"Oleh karena itu, intermediasi perbankan perlu terus didorong dengan kebijakan akomodatif yang terukur dengan tetap mempertimbangkan stabilitas sistem keuangan," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 25 Juni 2022: Berawan Sepanjang Hari

Selanjutnya, dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional dan menjaga stabilitas sistem perbankan, LPS pun telah mengimplementasikan berbagai kebijakan selama pandemi Covid-19.

Antara lain relaksasi pengenaan denda keterlambatan pembayaran premi penjaminan, relaksasi penyampaian laporan data penjaminan simpanan berbasis nasabah bank umum.

Kemudian, relaksasi penyampaian laporan berkala, serta Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) yang berada pada level yang rendah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X