Dunia Usaha Didorong Terlibat dalam Proses Pelatihan Vokasi

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:00 WIB
Seminar mempromosikan keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi dalam menciptakan SDM kompetitif dan berdaya saing, di Solo, Jumat 24 Juni 2022. (suaramerdeka.com / dok panitia)
Seminar mempromosikan keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi dalam menciptakan SDM kompetitif dan berdaya saing, di Solo, Jumat 24 Juni 2022. (suaramerdeka.com / dok panitia)

SOLO, suaramerdeka.com - Asosiasi dan dunia usaha didorong terlibat dalam proses pelatihan vokasi atau pengembangan skill bagi para calon pekerja.

Pasalnya, banyak kesenjangan antara ketersediaan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Banyak tenaga kerja yang tersedia tetapi skill atau kemampuannya tidak sesuai kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: Ingin Pulang Bawa Motor Gratis? Ikut Jalan Sehat Bareng Polisi Minggu Pagi

Dorongan itu disampaikan Project Manajer for Skills Development and Employment Internasional Labour Organization (ILO) for Indonesia Tauvik Muhamad usai seminar mempromosikan keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi dalam menciptakan SDM kompetitif dan berdaya saing, Jumat 24 Juni 2022.

Seminar yang digelar ILO for Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia /Apindo Solo itu diikuti HRD dan atau pimpinan, lembaga pendidikan vokasi / kursus, dan asosiasi.

Lebih lanjut Tauvik mengatakan, cukup banyak pelatihan yang selama ini dijalankan lembaga kursus atau lembaga pelatihan yang output-nya tidak sesuai kebutuhan perusahaan atau muspro. Karena itu, dunia usaha dan asosiasi harus dilibatkan.

Baca Juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini 25 Juni 2022: Aries Kurang Perhatian, Taurus Tahan Ego, Komitmen Gemini?

Keterlibatan dunia usaha itu mulai dari inventarisasi kebutuhan tenaga kerja perusahaan, penyusunan silabus atau kurikulum, dan penyediaan tempat magang.

"Magang itu penting, terutama bagi siswa yang baru lulus sekolah atau mengikuti pelatihan. Magang menjadi tempat berlatih atau adaptasi sebelum mereka benar-benar bekerja," kata Tauvik.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X