Pengusaha di Jateng Setuju Pembatasan BBM Subsidi untuk Mobil Mewah, Berharap Ada Subsidi Silang

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:58 WIB
Ilustrasi kegiatan penyaluran BBM (foto: dok Pertamina)
Ilustrasi kegiatan penyaluran BBM (foto: dok Pertamina)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia masih belum tepat sasaran yakni untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah. 

Para pengusaha di Jawa Tengah pun mendukung rencana pemerintah yang akan membatasi penggunaan BBM bersubsidi untuk mobil mewah.

Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Jateng, Harry Nuryanto Soediro mengatakan, subsidi BBM yang saat ini mencapai Rp 500 triliun sangat membebani negara.

Dengan begitu, sudah seharusnya masyarakat kelas atas bisa bergotong royong membantu negara dengan tidak mengkonsumsi BBM bersubsidi.

Baca Juga: Mantap Nih Nasib 6 Zodiak, Hidupnya Akan Dikunjungi Kebahagiaan di Akhir Juni 2022

"Memang sudah semestinya para pengusaha yang mampu untuk membantu pemerintah bersama - sama, karena subsidi sebesar itu dibebankan negara. Kita seharusnya bisa gotong royong membantu hal itu," kata, Kamis, 23 Juni 2022. 

Namun menurutnya, pembatasan konsumsi BBM bersubsidi bagi mobil mewah tidak akan berpengaruh signifikan pada roda bisnis. 

"Saya pikir tidak akan ada pengaruh yang signifikan untuk kendaraan mewah, karena mereka memang mampu untuk membeli BBM non subsidi. Tapi kalau seperti buruh, angkot dan masyarakat umum perlu tetap disubsidi," ujarnya. 

Harry berharap adanya subsidi silang dalam kebijakan BBM bersubsidi.

Baca Juga: Punya Bakat Jadi Sultan bagi 4 Zodiak Ini, Sebab Minggu Depan Akan Dilanda Hujan Cuan

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wujudkan Produk TKDN, AMD-Axioo Kolaborasi

Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:33 WIB
X