Stafsus Menkumham: Kekayaan Intelektual Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

- Rabu, 22 Juni 2022 | 08:48 WIB
Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital, Fajar BS Lase memberikan arahan saat menghadiri kegiatan Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)
Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital, Fajar BS Lase memberikan arahan saat menghadiri kegiatan Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Upaya perlindungan terhadap kreativitas masyarakat dinilai penting dilakukan melalui sertifikat kekayaan intelektual.

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital, Fajar BS Lase menilai, kekayaan intelektual secara tak langsung dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kekayaan intelektual sangat penting sebagai daya dorong dan menjadi pendobrak negara yang tumbuh ekonominya," kata Fajar usai menghadiri kegiatan Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng di Gedung Weeskamer, kawasan Kota Lama Semarang, Selasa 21 Juni 2022.

Baca Juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini 22 Juni 2022: Capricorn dan Pisces Bahagia, Aquarius Ada Kesempatan Kedua

Ia menyebut, produk kreativitas masyarakat perlu didorong untuk didaftarkan sebagai kekayaan intelektual, seperti hak paten, hak cipta, hingga hak merek.

Begitu pula hal sederhana yang menyangkut produk UMKM.

"Sebetulnya juga tidak cukup hanya mendaftarkan merek patennya saja. Pelaku UMKM pun perlu didorong untuk berkembang dan memiliki badan hukum," ujarnya.

Baca Juga: Weton Rabu Wage Jatuh Hari Ini 22 Juni 2022, Apa Keistimewaan Menurut Primbon Jawa?

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Jateng, A Yuspahruddin menyatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham dalam membantu melindungi kreativitas masyarakat.

Menurutnya, sebagian masyarakat masih enggan untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SBA 2022 : 386 Brand dan 76 UMKM Disurvey

Rabu, 27 Juli 2022 | 18:53 WIB

SBA 2022: Kebangkitan Brand Pasca Pandemi

Rabu, 27 Juli 2022 | 17:43 WIB
X