Jadi Sentra UMKM Gitar, Perajin Ngrombo Didorong Go Internasional

- Kamis, 16 Juni 2022 | 12:00 WIB
Tim Pengabdian Program Studi D-IV Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi Undip foto saat pelatihan penguatan organisasi serta pengenalan prosedur ekspor di Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo. (suaramerdeka.com / dok Undip)
Tim Pengabdian Program Studi D-IV Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi Undip foto saat pelatihan penguatan organisasi serta pengenalan prosedur ekspor di Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo. (suaramerdeka.com / dok Undip)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Gitar menjadi salah satu produk andalan warga Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Sukoharjo yang sejak 1975 menjadi sentra UMKM gitar.

Selama ini para perajin memproduksi dan mendesain produk gitar di rumah msing-masing yang sekaligus berfungsi sebagai workshop.

Tidak hanya gitar, namun juga alat musik petik lainnya seperti gitar akustik, ukulele, gitar listrik dan lainnya.

Namun, saat ini jumlah perajin gitar mengalami penurunan seiring dengan pandemi yang terjadi.

Baca Juga: Hotel Berbintang Tumbuhkan Minat Kunjungan Wisata Kulon Progo

Angka penurunan diperkirakan mencapai 25 hingga 30 persen.

Padahal, gitar yang dihasilkan Desa Ngrombo dikenal memiliki kekhasan dan kualitas yang baik.

Tingginya permintaan baik dari pasar dalam maupun luar negeri tidak diikuti dengan kapasitas produksi yang dihasilkan.

Berangkat dari kenyataan tersebut, Tim Pengabdian Program Studi D-IV Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan pendampingan dan pelatihan bagi para perajin di Desa Ngerombo.

Baca Juga: MSC 2022: Kalahkan Todak Malaysia, RRQ Hoshi Maju ke Final Upper Bracket

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SBA 2022 : 386 Brand dan 76 UMKM Disurvey

Rabu, 27 Juli 2022 | 18:53 WIB

SBA 2022: Kebangkitan Brand Pasca Pandemi

Rabu, 27 Juli 2022 | 17:43 WIB
X