Stafsus Presiden Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Keberhasilan Pelaku Usaha

- Selasa, 15 Juni 2021 | 12:38 WIB
DISKUSI: Menkop UKM didampingi Stafsus Presiden Putri Tanjung saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Bandung, Jabar, beberapa waktu lalu. (Humas Kemenkop UKM)
DISKUSI: Menkop UKM didampingi Stafsus Presiden Putri Tanjung saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Bandung, Jabar, beberapa waktu lalu. (Humas Kemenkop UKM)

BANDUNG, suaramerdeka.com – Staf Khusus Presiden Putri Tanjung juga menekankan mengenai pentingnya kolaborasi untuk keberhasilan para pelaku usaha.

“Kondisi saat ini, langkah kolaborasi merupakan kunci keberhasilan bisnis di era sekarang,” ujar Putri, saat berdiskusi dengan Komunitas Kuliner Bandung, di Orbital Dago, Kota Bandung, Jawa Barat

Putri juga menyebutkan bahwa kunci sukses seorang creativepreneur adalah inovatif dan adaptif.

“Di tengah pandemi ini, demand market sudah berubah. Kita harus mampu menciptakan bisnis model yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Putri.

Baca Juga: Disnakertrans Jateng Akan Awasi Perusahaan Padat Karya Mengenai Penerapan Protokol Kesehatan

Lebih dari itu, seorang creativepeneur juga harus mampu melihat masalah atau kendala menjadi sebuah peluang usaha serta terbuka akan perubahan zaman.

“Kami harus siap dengan lanskap usaha yang baru dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, agar sustainable,” tandasnya.

Dalam diskusi, Meizan (Ican) seorang pelaku usaha kreatif kuliner mengungkapkan, para pelaku industri kreatif kuliner Bandung yang tergabung dalam Komunitas Kuliner Bandung tengah menginisiasi pendirian wadah usaha bersama berbadan hukum koperasi.

Tujuan berkoperasi adalah untuk mempermudah pembiayaan usaha para anggota.

Baca Juga: Wisuda Layanan Cepat Jadi Tren di Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19

“Ide mendirikan koperasi sudah lama tercetus. Saat ini, kita sudah ada di tahap pembenahan dan manajemen koperasi yang akan kita bangun,” ujar pemilik brand Keukeun, House The House, dan Rotor ini.

Pembentukan koperasi, lanjut Ican, ibarat gayung bersambut saat pihaknya mendapat kepercayaan untuk mengelola Teras Cihampelas, yang kini vakum terdampak pandemi.

“Ada sekitar 162 kios di sana namun tidak berjalan. Ini langkah konkret kami untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku usaha mikro yang ada di Teras Cihampelas,” tuturnya.

Arifin Windarman, pemilik merek Parti Gastronomi, Cupola.id, dan 347 juga menekankan pentingnya wadah koperasi bagi pengembangan usaha kuliner di Bandung.

“Kita membangun Laboratorium Kuliner, semacam satu kolektif kuliner. Namun output-nya bukan produk kuliner, melainkan berupa riset dan literasi dalam bentuk buku dan film,” ungkap Arifin.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terhimpit Pandemi, Capaian Pajak Hiburan di Sleman Rendah

Selasa, 28 September 2021 | 14:13 WIB

Sinergi Hippindo dan Kadin Jawa Tengah Serap Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 13:29 WIB

PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

Senin, 27 September 2021 | 11:34 WIB

Tren Bisnis Auto Cuan Diperkenalkan

Minggu, 26 September 2021 | 19:22 WIB

Rumah juga Perlu Asuransi, Ayo Kenali Manfaatnya

Rabu, 22 September 2021 | 21:53 WIB
X