Fenomena Startup Tutup, Arah Bisnis Memang Dipengaruhi Investor

- Senin, 6 Juni 2022 | 14:00 WIB
Ilustrasi Startup. (Pixabay)
Ilustrasi Startup. (Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Melihat perkembangan dunia startup, bisa diamati mulai dari strategi menggandeng investor, IPO, dan yang terbaru adalah berita tentang PHK di sejumlah startup di Indonesia.

Eri Kuncoro selaku CMO dan Co-Founder Botika menuturkan, kalau diamati arah bisnis sebuah startup memang dipengaruhi oleh investor startup tersebut.

Hal ini karena saat investor akan masuk ke perusahaan rintisan hal yang biasa ditanyakan ke founder adalah mau dibawa ke mana usaha ini exit ( jalan keluar ) dari investasi yang nantinya ditanamkan?

Baca Juga: Eksplorasi Kota Lama Semarang, Tim DLCS 'Kuntit' Fotografer Cilik

"Apakah divaluasi terus sampai nilainya tinggi, atau diakuisisi 100 persen oleh perusahaan lebih besar, atau di kembangkan terus menjadi perusahaan besar dengan profit yang ada, dan terakhir apakah mau IPO," kata dia.

Terlepas dari hal tersebut sejak awal memang sebuah bisnis rintisan diwajibkan mempunyai rapor hijau sehingga apa yang dirintis sebagai solusi memang diterima oleh pasar dan menghasilkan profit.

"Memang tidak sedikit yang memerlukan promo secara masif untuk mendapatkan konsumen yang besar dengan istilah bakar uang melalui discount, promo, free ongkir dll," kata Eri lagi.

Praktik ini sebenarnya bisa di hindari jika saja para pihak C-Level dan Investor punya kepentingan yang bisa diselaraskan.

Baca Juga: Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera: Naik ke Candi Borobudur Tidak Perlu Biaya Mahal

"Bukan hanya exit plan yang harus dipikirkan tetapi justru bagaimana perjalanan bisnis rintisan ini bisa mempunyai konsumen real dan menghasilakan profit yang konsisten," kata dia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X