Terapkan Teknologi Kincir Listrik, PLN Dukng Upaya Peningkatan Budidaya Wader

- Senin, 30 Mei 2022 | 14:00 WIB
PLN mengoptimalkan hasil budidaya ikan wader pari untuk mencukupi kebutuhan konservasi dan konsumsi di Daerah Istimewa Yogyakarta. (suaramerdeka.com / dok PLN)
PLN mengoptimalkan hasil budidaya ikan wader pari untuk mencukupi kebutuhan konservasi dan konsumsi di Daerah Istimewa Yogyakarta. (suaramerdeka.com / dok PLN)

SLEMAN, suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) mendukung pengembangan teknologi budidaya melalui program electrifying agriculture dengan memanfaatkan kincir air listrik.

Hal itu digunakan PLN guna mengoptimalkan hasil budidaya ikan wader pari untuk mencukupi kebutuhan konservasi dan konsumsi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dukungan tersebut diberikan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan senilai Rp 150 juta yang diserahkan langsung General Manager PLN UIT JBT kepada Kelompok Petani Ikan Mina Makmur Rejo Mulyo yang berada dalam naungan Gama Wader Fakultas Biologi UGM.

Bersama Gamawader, sebuah kelompok peneliti Fakultas Biologi UGM yang berfokus pada penelitian budidaya ikan lokal, PLN berkolaborasi mengembangkan teknologi budidaya wader menggunakan kincir air listrik.

Baca Juga: Pemkot Surakarta Gagas Rumah Produksi Bersama UMKM

Adapun program ini merupakan program lanjutan budidaya wader tahap ke 3 yang dilakukan oleh PLN bekerjasama dengan Gamawader, untuk tujuan konsumsi dan konservasi.

“Program electrifying agriculture melalui pemanfaatan kincir air listrik untuk budidaya wader ini menjadi salah satu upaya PLN untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi para petani ikan, melalui listrik PLN,” terang General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Sumaryadi, dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan di Wonokerto, Turi, Sleman.

Sementara itu, Bambang Retnoaji M.Sc, Dosen peneliti sekaligus pembina Gamawader Fakultas Biologi UGM mengatakan, bahwa penggunaan kincir air sebagai teknologi budidaya dapat mendorong perkembangbiakan wader jauh lebih banyak dibandingkan dengan budidaya cara tradisional.

"Dengan menggunakan kincir listrik, peningkatan kadar oksigen terlarut dikolam ini menjadi sangat tinggi sehingga memungkinkan untuk dipelihara dalam jumlah kepadatan yang jauh lebih besar."

Baca Juga: Lirik dan Chord Lagu 'Wayahe Hilang', Kolaborasi Endank Soekamti dan Ndarboy Genk

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk Indonesia Go Global Lewat Ekspansi di Dubai

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:01 WIB
X