500 Kontainer Terdampak Rob Akan Diperiksa, Barang Ekspor Prioritas Penyelamatan

- Rabu, 25 Mei 2022 | 06:15 WIB
Ilustrasi truk kontainer. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi truk kontainer. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jateng Ade Siti Muksodah mengatakan, lebih dari 500 kontainer yang terdampak banjir rob Pelabuhan Tanjung Emas akan diperiksa.

Selain itu pemeriksaan kontainer juga bersama termasuk perkiraan kerugian yang dialami para pengusaha ekspor impor akibat kejadian tak terduga tersebut.

"Sekitar 519 kontainer kita pantau. Memang ada satu area yang tersendat tapi sudah bisa diatasi dan kondisi di pelabuhan sudah rilis, lalu lintas kontainer juga sudah membaik tapi kerugian ini masih kita hitung lagi bersama bersama dengan TPKS dan Pelindo," kata Ade.

Baca Juga: AC Milan Siap Beri Kontrak Baru untuk Rafael Leao, Jadi Pemain Terbaik Serie A 2021/22

Menurut dia, kondisi kontainer yang terendam ini diharapkan bisa segera teratasi dan tidak berdampak parah terhadap isian atau muatan.

Sebagian besar kontainer ekspor ini berisi produk seperti furnitur dan tekstil.

''Ini kejadian force majeur yang tidak kita inginkan, asuransi juga memegang peranan penting tapi belum semua sadar untuk itu. Memang asuransi ini tidak mengikat tergantung dari kesepakatan penjual pembeli,'' imbuhnya.

Dikatakan, sekitar 800 TEUs kontainer sudah masuk ke dua kapal lokal dan internasional.

Baca Juga: Jangan Keblinger! Hubungan Seks LGBT Bisa Kena Sanksi, Mahfud MD Ingatkan Ancaman Pidana RKUHP

"Untuk lokalnya muatan sembako dan internasionalnya masih dalam pendataan. Kapal feeder siap angkut juga masih menunggu kondisi karena PLN di off-kan,'' kata Ade, Selasa 24 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X