Pengamat: Tahun Depan Tekanan Ekonomi Lebih Kompleks, Pemerintah Diminta Bijak Kelola Anggaran

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:49 WIB
Direktur CELIOS (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira
Direktur CELIOS (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua DPR-RI Puan Maharani menuturkan, DPR berkomitmen untuk mengawal pembahasan anggaran negara agar dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Namun, menurut Direktur CELIOS (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira meminta tambah alokasi perlindungan sosial.

Tahun depan, tekanan ekonomi akan jauh lebih kompleks.

Baca Juga: Berbahagialah 5 Zodiak Ini, Diramal Bakal Banjir Rezeki di Akhir Mei 2022

Misalnya adanya kenaikan tingkat suku bunga, sektor-sektor yang belum pulih akibat pandemi, dan terbatasnya lapangan pekerjaan.

Dengan tekanan seperti ini, pemerintah diminta bijak dalam mengelola anggaran.

“Dibanding fokus pada pembangunan IKN, lebih baik menambah anggaran perlindungan sosial. Apalagi indonesia ini salah satu negara di ASEAN yang anggaran perlindungan sosial terhadap PDB relatif kecil,” tutur Bhima.

Baca Juga: Tak Terima Timnas Indonesia Kalah, Penggemar MLBB Indonesia Take Down Instagram MPL Filipina

Pemerintah pada tahun depan sumbangsih APBN untuk dana perlindungan sosial (Parlinsos) tahun depan maksimal sebesar Rp349 triliun.

Angka itu turun dari alokasi anggaran tahun ini yang sebesar Rp 427,5 triliun.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Livin Tambah Fitur, Transaksi Makin Cepat

Kamis, 16 Juni 2022 | 15:20 WIB
X