Menangkan Tender, PT Len Industri Garap Sistem Persinyalan Kereta di Filipina

- Jumat, 20 Mei 2022 | 07:15 WIB
PT Len garap sistem persinyalan kereta api di Filipina. (dok PT Len)
PT Len garap sistem persinyalan kereta api di Filipina. (dok PT Len)

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT Len Industri melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang persinyalan perkeretaapian, Len Railway Systems menembus pasar Filipina.

Hal itu dipastikan setelah Len Railway Systems memenangkan tender proyek senilai Rp 170 miliar untuk kontrak pengerjaan sistem persinyalan kereta api (KA) di Filipina.

Penandatanganan kontrak itu dilakukan Direktur Utama Len Railway Systems Agung Darmawan dan General Manager Philippine National Railways (PNR), Junn B. Magno pada Kamis 19 Mei 2022.

Menurut Agung, LRS akan menggarap proyek sistem persinyalan kereta api di Jalur Tutuban - Alabang sepanjang sekitar 29 Km.

Baca Juga: Indonesia Gagal ke Semifinal SEA Games, Shin Tae-yong: Maaf Atas Kekalahan Ini

Jalur yang dikelola BUMN pengelola transportasi kereta api di Filipina itu akan melalui 12 stasiun dan 10 pocket track.

"Proyek sistem persinyalan kereta itu akan dikerjakan dalam kurun waktu 16 bulan setelah penandatanganan kontrak kerja," tandasnya dalam keterangannya.

Dijelaskan, faktor LRS bisa masuk ke pasar Filipina di antaranya menyangkut teknis produk, harga dan kelengkapan dokumentasi yang ditawarkan.

Dalam pengerjaannya, produk yang dipergunakan adalah SiLSafe 4000 yang disebut memiliki standar keamanan internasional tertinggi Safety Integrity Level (SIL) 4 baik dari sisi hardware, komunikasi, hingga perangkat pengembangannya.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Chelsea Ditahan Leicester City 1-1

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X