Kenaikan Cukai Rokok Mulai Berdampak. Pemerintah dan Pelaku IHT Diminta Buat Road Map

- Senin, 25 April 2022 | 11:24 WIB
Ilustrasi harga cukai rokok naik. (Pixabay.com)
Ilustrasi harga cukai rokok naik. (Pixabay.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com -  Industri Hasil tembakau (IHT) merupakan salah satu industri yang sangat memahami kondisi keuangan negara saat ini.

Karena itu, meski dirasa berat dan berdampak negatif kepada pertumbuhan industri dan penjualan rokok, kebijakan kenaikan cukai rokok tahun 2021 lalu yang telah diambil pemerintah tetap diterima para pelaku industri.

Namun, pihak IHT berharap pemerintah bersikap lebih bijak dengan tidak menaikan cukai rokok di tahun depan.

Selain itu, untuk memberikan kepastian dalam bisnis termasuk masalah percukaian, dapat duduk bersama dengan seluruh stake holder IHT untuk membuat road map atau peta jalan IHT di masa depan.

Baca Juga: Telaah Kitab: Nurud Duja, Memudahkan Orang Awam Belajar Islam

“Meski dengan berat hati, kami masih patuh menerima kebijakan kenaikan cukai rokok. Tapi kami berharap ke depan dalam menentukan kebijakan tarif menyesuaikan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Artinya, (Pemerintah) jangan seenaknya sendiri menaikkan tarif cukai (rokok) tinggi,” tegas ketua Gabungan Pabrik Rokok Surabaya, Sulami Bahar.

Sulami Bahar mengingatkan, jika pemerintah terus menaikan cukai rokok bahkan tidak mendengarkan masukan dan pendapat dari para pelaku IHT di tanah air, akan berdampak pada semakin tingginya rokok illegal masuk di pasaran nasional.

Hal ini karena, daya beli konsumen rokok makin menurun akibat adanya wabah covid 19 yang diikuti oleh krisis ekonomi.

Sementara kebutuhan akan rokok tidak bisa dihentikan, sehingga produksi industri rokok nasional yang legal harga jualnya menjadi naik karena kenaikan cukai rokok.

Baca Juga: Urusan Cinta dan Jodoh Senin Legi: 5 Weton Ini Kata Primbon Jawa Cocok

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Lokal Jadi Tantangan DaVinci Gourmet

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB
X