Bicara Dalang Mafia Minyak Goreng, Rhenald Kasali: Seakan ada Kejahatan Terorganisir

- Sabtu, 23 April 2022 | 13:35 WIB
Rhenald Kasali. (foto instagram Rhenald Kasali)
Rhenald Kasali. (foto instagram Rhenald Kasali)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Publik dikejutkan dengan penetapan tersangka mafia minyak goreng yang ternyata adalah Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana.

Penetapan status tersangka pada 19 April 2022 tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Agung bersama dengan tiga orang lainnya dari sisi perusahaan swasta yang terlibat.

"Perbuatan para tersangka tersebut mengakibatkan timbulnya kerugian perekonomian negara atau mengakibatkan kemahalan serta kelangkaan minyak goreng sehingga terjadi penurunan konsumsi rumah tangga dan industri kecil yang menggunakan minyak goreng dan menyulitkan kehidupan rakyat," kata Jaksa Agung, Burhanuddin di kantornya.

Baca Juga: Tol Masih Jadi Pilihan Pemudik, Pembenahan Rest Area Harus Dilakukan

Melihat hal ini, Prof Rhenald Kasali dalam unggahan di kanal YouTube resminya masih mempertanyakan apakah tersangka saat ini yang sudah ditahan benar-benar otak dalam kelangkaan minyak goreng.

"Tapi benarkah orang yang ditangkap itu benar-benar sebagai pelaku dalam sebuah organized crime? kita belum tau, dan ini akan diserahkan kepada Pengadilan dalam proses adu pintar antara penegak hukum dengan pelawan hukum," ucapnya.

Rhenald menjelaskan kelangkaan akan terjadi ketika sumber daya terbatas, namun kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

Baca Juga: Seniman Muda Sepakat dengan Puan Maharani, Jadikan Hari Kartini Momen Refleksi Masyarakat Indonesia

Pihak luar negeri yang berani membayar lebih mahal bahan baku yang dimiliki Indonesia, diduga menjadi penyebab para pengusaha lebih memilih untuk melempar barang yang dimiliki ke luar negeri.

"Tidak ada yang bisa memuaskan manusia, karena kebutuhan itu tidak terbatas," katanya, dikutip suaramerdeka.com pada 23 April 2022.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X