Kadin Tech Hub Wujud Komitmen Transformasi Digital Para Pelaku Usaha

- Senin, 4 April 2022 | 14:07 WIB
Ketua Komite Tetap Program Prakarsa Baru Komunikasi dan Informatika Kadin Indonesia M. Fajrin Rasyid saat memperkenalkan platform Kadin Tech Hub, di Surakarta. (suaramerdeka.com / dok Telkom)
Ketua Komite Tetap Program Prakarsa Baru Komunikasi dan Informatika Kadin Indonesia M. Fajrin Rasyid saat memperkenalkan platform Kadin Tech Hub, di Surakarta. (suaramerdeka.com / dok Telkom)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Kolaborasi elemen swasta, pemerintah, dan BUMN salah satunya PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan Kadin Tech Hub.

Program itu diperkenalkan pada acara Digitalisasi Nusantara Expo and Summit (DNES) 2022 yang digelar Kadin Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, sebagai bagian dari side events B20 Gugus Tugas Digitalisasi.

Kadin Tech Hub merupakan wadah yang mempertemukan perusahaan/instansi/UMKM serta pemilik permasalahan dengan penyedia solusi dari individu, startup, dan kampus.

Ketua Komite Tetap Program Prakarsa Baru Komunikasi dan Informatika Kadin Indonesia sekaligus Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid mengatakan bahwa platform Kadin Tech Hub hadir untuk mendukung transformasi digital yang kini terjadi.

Baca Juga: Berbuka Puasa Ada Adabnya Lho! Perhatikan 6 Anjuran Rasulullah SAW Ini

Keterlibatan Telkom dalam platform Kadin Tech Hub menjadi bukti kontribusi perusahaan mendukung digitalisasi dan pembentukan kedaulatan digital Indonesia.

Fajrin yang juga menjabat Deputy Chair TF Digitalization B20 mengatakan, Telkom konsisten memperkuat jaringan backbone dan gateway international.

Kemudian, mengembangkan ekosistem data center (NeuCentrIX) untuk mengakselerasi digitalisasi berbasis cloud, dan mengembangkan infrastruktur demi meningkatnya kualitas layanan telekomunikasi dan digital hingga ke pelosok.

“Lalu lintas 79,4 zettabytes data/informasi per tahun akan meningkatkan lebih banyak masalah untuk dipecahkan. Koneksi digital yang lebih cepat, didukung teknologi 5G dan IoT, berpotensi meningkatkan PDB global sebesar US$1,2 triliun menjadi US$2 triliun pada 2030 mendatang. Potensi ini harus kita maksimalkan demi membawa kemaslahatan bagi negara, masyarakat, dan pelaku usaha,” kata dia.

Baca Juga: Fadhilah Ini Bakal Didapat Umat Muslim di Malam Ketiga Sholat Tarawih, Apa Itu?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk Indonesia Go Global Lewat Ekspansi di Dubai

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:01 WIB
X