Pabrik Kertas dan Bahan Kertas Jadi Salah Satu Sektor yang Mengalami Peningkatan Utilitas

- Rabu, 30 Maret 2022 | 11:39 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di groundbreaking realisasi investasi produk kemasan berkelanjutan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. (foto: dok Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di groundbreaking realisasi investasi produk kemasan berkelanjutan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. (foto: dok Kemenko Perekonomian)

PELALAWAN, suaramerdeka.com - Industri pulp and paper (kertas dan bahan kertas) menjadi salah satu sektor yang terus mengalami peningkatan utilitas di Indonesia.

Pada Februari 2022, utilitas pulp and paper berada di angka 87,3 persen. Besaran ini menjadi tertinggi kedua setelah industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai wajar jika industri kertas dan bahan kertas juga menjadi salah satu industri andalan ekspor Indonesia.

Baca Juga: Weton Rabu Kliwon Neptu 15 Dikenal Suka Membantah, Serta Tidak Mau Disalahkan

“Kinerja perdagangannya selama enam tahun terakhir selalu positif, dengan surplus terbesar di tahun 2020 senilai 4,1 miliar dolar AS,” kata Airlangga Hartarto saat sambutan groundbreaking realisasi investasi produk kemasan berkelanjutan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, dalam keterangan, Selasa, 29 Maret 2022.

Airlangga menambahkan, surplus tersebut sejalan dengan kinerja ekspor industri kertas dan barang dari kertas yang mengalami peningkatan.

Total ekspor tahun 2021 mencapai 11,8 juta ton, yang menjadikan Indonesia berada di peringkat ke-8 sebagai negara pengekspor pulp dan paper dunia.

Baca Juga: Ternyata Weton Rabu Kliwon Neptu 15 Memiliki Watak Buruk, Yaitu Mudah Tersinggung dan Marah

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, setidaknya ada 103 perusahaan pada sektor industri kertas di Indonesia.

Ratusan perusahaan tersebut memiliki kapasitas produksi kertas sebanyak 18,26 juta ton/tahun. Industri ini juga mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1,36 juta orang dan menghasilkan devisa melalui ekspor sebesar 7,5 miliar dolar AS pada 2021.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT RFB Catatkan Predikat Terbaik

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB
X